Fokus Rembang | Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang secara tegas membantah isu penghentian operasional tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Aceh. Ia menyatakan bahwa pencairan dana operasional sudah dilakukan secara bertahap sejak pekan lalu dan masih terus berlangsung hingga Senin ini.
Nanik menjelaskan bahwa dana operasional untuk ribuan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah masuk ke dalam sistem. Sebanyak 27.877 dapur telah menerima dana tersebut dan saat ini sudah beroperasi dengan normal.
Ia mengakui bahwa terdapat mekanisme pencairan dana yang dilakukan secara bertahap. Hal ini menyebabkan waktu masuknya dana ke setiap titik layanan tidak terjadi secara bersamaan.
Berdasarkan pernyataan resmi BGN, status operasional SPPG di Aceh seperti ini:
Aspek Status Keterangan
Status Operasional Berjalan Normal Tidak ada penghentian layanan
Pencairan Dana Bertahap Dilakukan sejak Jumat hingga Senin
Jumlah Titik MBG 27.877 Unit Sudah masuk dalam sistem operasional
Nanik menegaskan bahwa isu yang beredar luas di publik hanyalah kendala teknis dalam proses administrasi. Ia memastikan tidak ada persoalan mendasar terkait pendanaan program strategis ini.
BGN berkomitmen penuh memastikan kelancaran distribusi gizi tanpa hambatan berarti. Masyarakat diharapkan tidak mudah termakan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Kesimpulannya, operasional tujuh SPPG di Aceh tetap berjalan lancar tanpa kendala serius. Isu penghentian operasional karena dana belum cair ditegaskan sebagai informasi yang tidak akurat.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

