Fokus Rembang | Turki telah lama berusaha untuk meningkatkan kekuatan militernya dan menjadi negara yang lebih mandiri dalam hal produksi teknologi militer. Pada tahun 2022, Turki telah mengumumkan rencana untuk membangun kapal induk terbesar yang pernah dibangun oleh negara tersebut, yang disebut MUGEM. Kapal induk ini akan memiliki panjang 285 meter, lebar maksimum 72 meter, dan bobot perpindahan sekitar 60 ribu ton. MUGEM dirancang untuk mendukung operasi udara, permukaan laut, dan bawah laut dalam satu platform.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapal induk MUGEM akan memiliki kecepatan maksimum lebih dari 26 knot dan jangkauan hingga 10 ribu mil laut pada kecepatan jelajah 14 knot. Selain itu, kapal ini juga akan menampung hingga 2.500 personel, yang jauh lebih besar dibandingkan dengan jumlah awak sekitar 800 orang yang pernah disebutkan sebelumnya. Kapasitas tersebut kemungkinan mencakup awak kapal, personel sayap udara, staf komando, teknisi, serta unsur pendukung lainnya yang bertugas di atas kapal.

Turki juga telah mengembangkan teknologi militer lainnya, seperti jet latih Hürkuş II yang dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun ini, jet latih dan tempur ringan Hürjet yang terus menunjukkan kemajuan menjelang masuk inventaris Angkatan Udara Turki, dan pesawat tempur generasi kelima Kaan yang disebut sebagai puncak kemampuan industri penerbangan Turki. Selain itu, Turki juga telah berkembang menjadi salah satu negara yang ikut menentukan arah perkembangan peperangan drone modern.

Analisis pertahanan Ahmet Alemdar menyatakan bahwa Turki kini menjadi negara yang memenuhi kebutuhan militernya sendiri sekaligus sepenuhnya melindungi wilayah udaranya dengan sistem yang diproduksi di dalam negeri. Dengan demikian, Turki telah mengatasi hambatan psikologis dunia penerbangan militer dan menjadi lebih mandiri dalam hal produksi teknologi militer.

Dengan proyek MUGEM dan teknologi militer maju, Turki tampaknya telah menuju ke arah menjadi super power di wilayah Eropa dan Timur Tengah.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.