Fokus Rembang | Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, melakukan realokasi anggaran Rp200 miliar untuk perbaikan jalan rusak di wilayah provinsi. Langkah ini diambil untuk mempercepat proses perbaikan jalan dan meningkatkan kemantapan jalan di Jawa Tengah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Titik lokasi yang akan menjadi sasaran perbaikan jalan terletak di seluruh Jawa Tengah, termasuk ruas Randublatung-Cepu, Keling-Kelet Jepara, Wonogiri, dan Soloraya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, mengatakan bahwa harapan kemantapan jalan di akhir 2026 bisa naik.

Dengan adanya tambahan alokasi sekitar Rp200 miliar dan APBD Perubahan, kemantapan jalan diperkirakan akan kembali pada kisaran 93% bahkan bisa naik menjadi kisaran 95-96%. Perbaikan jalan rusak di Jawa Tengah melalui dua cara, yaitu melalui Bidang Bina Marga dengan pengaspalan jalan dua lapis dan melalui Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) dengan pengaspalan satu lapis.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.