Fokus Rembang | REMBANG – Kondisi kabel jaringan internet (WiFi) di sepanjang Jalan Raya Sumber-Sulang telah mencapai titik kritis. Kabel yang carut-marut dan menjuntai rendah hingga mendekati tanah tidak hanya merusak estetika kawasan, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan dan mengganggu aktivitas harian masyarakat.
Warga Desa Logede, Kecamatan Sumber, telah mengeluhkan kondisi kabel WiFi yang semrawut ini. Mereka mengungkapkan bahwa ketinggian kabel yang menjuntai di sekitar permukiman warga, sempat hanya tersisa sekitar 1 meter dari permukaan tanah. Hal ini membuat mereka kesulitan untuk keluar masuk rumah dan juga mengganggu akses keluar masuk rumah.
Salah satu warga yang paling terkena dampaknya adalah Wintarjo, seorang warga Desa Logede RT 04 / RW 03. Ia mengungkapkan bahwa saat berusaha mengangkat kabel yang melintang di depan rumahnya, lilitan kabel yang tegang tiba-tiba menyabet wajahnya dan mengenai bagian mata hingga mengalami luka.
Wintarjo mengatakan bahwa kabel tersebut kendur sekali dan tingginya hanya sekitar 1 meteran dari tanah. Kondisi ini membuatnya kesulitan untuk mengangkat kabel dan juga menimbulkan risiko cedera.
Pihak pemerintah dan penyedia jaringan internet harus segera mengambil tindakan untuk mengatasi kondisi kabel WiFi yang semrawut ini. Mereka harus memastikan bahwa kabel yang dipasang aman dan tidak membahayakan pengguna jalan dan masyarakat.
Penanganan kabel WiFi yang semrawut ini juga dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih peduli dengan keamanan dan kenyamanan lingkungan sekitar. Mereka harus berpartisipasi dalam menjaga kebersihan dan keamanan kawasan mereka.
Saat ini, pihak pemerintah dan penyedia jaringan internet harus segera mengambil tindakan untuk mengatasi kondisi kabel WiFi yang semrawut ini. Mereka harus memastikan bahwa kabel yang dipasang aman dan tidak membahayakan pengguna jalan dan masyarakat.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

