Fokus Rembang | SULSEL.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Lonjakan harga minyak mentah dunia akibat memanasnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah telah menyebabkan harga bensin non-subsidi di Indonesia meningkat. Namun, perlu diingat bahwa Indonesia masih memiliki harga bensin termurah di ASEAN.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Harga bensin non-subsidi di Indonesia telah meningkat sejak beberapa minggu terakhir, dengan beberapa jenis bensin mengalami kenaikan hingga 10%.

Dengan demikian, Indonesia masih memiliki harga bensin termurah di ASEAN, meskipun harga bensin non-subsidi meningkat.

Penyebab kenaikan harga bensin non-subsidi di Indonesia adalah lonjakan harga minyak mentah dunia. Harga minyak mentah dunia telah meningkat sejak beberapa bulan terakhir, dengan beberapa jenis minyak mentah mengalami kenaikan hingga 20%.

Lonjakan harga minyak mentah dunia disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Konflik antara beberapa negara di Timur Tengah telah menyebabkan penurunan produksi minyak mentah di wilayah tersebut, sehingga mengalami kenaikan harga.

Selain itu, lonjakan harga minyak mentah dunia juga disebabkan oleh peningkatan permintaan minyak mentah di Cina. Cina adalah salah satu negara dengan permintaan minyak mentah terbesar di dunia, dan peningkatan permintaannya telah menyebabkan kenaikan harga minyak mentah dunia.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.