Fokus Rembang | Pertandingan seru antara BarBarito Putera dan Persiba Balikpapan pada Sabtu malam, 18 April 2026, berakhir dengan skor imbang 3-3. Kedua tim menampilkan serangan agresif sejak menit awal, namun tidak ada yang mampu mempertahankan keunggulan lebih lama. Hasil ini tidak hanya menambah poin bagi masing-masing tim, tetapi juga memberikan dorongan tak terduga bagi PSS Sleman dalam persaingan ketat meraih tiket promosi ke Liga 1 Super League.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sejak peluit pertama, Barito Putera sudah menunjukkan intensitas tinggi. Dalam tujuh menit pertama, Renan Alves mendapatkan peluang dari sundulan bebas yang dikirimkan Rizky Pora, namun kiper Persiba berhasil menangkernya. Sementara itu, serangan balik Persiba tak kalah menakutkan, menciptakan beberapa kesempatan yang hampir berujung gol. Kedua tim saling bertukar gol, menambah ketegangan di lapangan yang berakhir dengan tiga gol masing-masing.

Imbang 3-3 ini memberikan Barito Putera tambahan satu poin, menjadikan total poin mereka 49, sama persis dengan poin yang dimiliki PSS Sleman. Dalam grup Timur Liga 2 Championship, Barito Putera kini berada di posisi kedua, tepat di belakang Persipura Jayapura yang memimpin dengan 50 poin. Persiba Balikpapan, di sisi lain, harus puas dengan tiga poin yang tidak cukup untuk mengubah posisi mereka secara signifikan.

Berikut ini ringkasan singkat klasemen grup Timur setelah hasil imbang tersebut:

  • Persipura Jayapura – 50 poin (posisi 1)
  • Barito Putera – 49 poin (posisi 2)
  • PSS Sleman – 49 poin (posisi 3, pending)
  • Persiba Balikpapan – 36 poin

Ke depan, PSS Sleman dijadwalkan menggelar laga tandang melawan Persiku Kudus pada Senin, 20 April 2026. Pertandingan itu menjadi krusial karena kemenangan atau bahkan hasil imbang akan menambah poin mereka menjadi 50 atau 51, yang berpotensi menyalip Barito Putera di klasemen. Jika PSS Sleman berhasil mengalahkan Persiku, mereka akan melaju ke 52 poin, menempatkan mereka satu poin di atas Persipura yang masih belum aman.

Persipura Jayapura, pemuncak klasemen grup, memang berada di posisi teraman, namun mereka tetap harus waspada. Kemenangan 3-1 atas PSIS Semarang memberi mereka 50 poin, namun jika PSS Sleman menang atas Persiku, Persipura dapat tersusul. Dengan selisih poin yang tipis, setiap pertandingan di pekan terakhir menjadi penentu akhir promosi.

Skenario akhir klasemen dapat dijabarkan secara sederhana:

  1. Jika PSS Sleman menang melawan Persiku, mereka naik menjadi 52 poin, menggeser Persipura ke peringkat kedua dan Barito Putera ke peringkat ketiga.
  2. Jika PSS Sleman seri, mereka berakhir dengan 51 poin, masih di atas Barito Putera (49) tetapi di bawah Persipura (50).
  3. Jika PSS Sleman kalah, Barito Putera tetap berada di posisi kedua dengan 49 poin, sementara Persipura tetap memimpin.

Dengan dinamika poin yang terus berubah, pertandingan-pertandingan mendatang akan menjadi sorotan utama para penggemar Liga 2 Championship. Barito Putera harus berusaha keras untuk mempertahankan posisi mereka, sementara PSS Sleman berambisi menyalip dan merebut tiket promosi. Persipura, meski memimpin, tidak boleh lengah karena peluang untuk digeser masih terbuka lebar.

Kesimpulannya, hasil imbang Barito Putera vs Persiba membuka peluang baru bagi PSS Sleman dan menambah ketegangan di papan klasemen grup Timur. Pertandingan-pertandingan yang tersisa akan menentukan siapa yang berhasil mengamankan tiket promosi ke Liga 1 Super League. Semua mata kini tertuju pada laga PSS Sleman vs Persiku dan upaya terakhir Barito Putera untuk mempertahankan posisi mereka.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.