Fokus Rembang | Setelah musim reguler 2025-26 berakhir dengan catatan 53-29, Los Angeles Lakers terpaksa bersaing dalam undian tiebreaker dengan New York Knicks untuk menentukan urutan pilih di NBA Draft 2026. Hasilnya, Knicks berhasil meraih pilihan ke-24, sementara Lakers harus menerima pilihan ke-25. Keputusan ini diumumkan pada Senin, 20 April 2026, setelah liga melakukan pengundian acak untuk tim dengan rekor identik.
Posisi ke-25 menempatkan Lakers di antara tim-tim yang harus menunggu hasil lottery untuk pilihan 1-14, sementara urutan pilihan 15-30 sudah ditetapkan. Berikut urutan lengkap untuk nomor 15 hingga 30:
- 15. Trail Blazers (ke Bulls)
- 16. Suns (ke Grizzlies via Magic)
- 17. 76ers (ke Thunder)
- 18. Magic (ke Hornets via Suns)
- 19. Raptors
- 20. Hawks (ke Spurs)
- 21. Timberwolves (ke Pistons)
- 22. Rockets (ke 76ers via Thunder)
- 23. Cavaliers (ke Hawks)
- 24. Knicks
- 25. Lakers
- 26. Nuggets
- 27. Celtics
- 28. Pistons (ke Timberwolves)
- 29. Spurs (ke Cavaliers via Hawks)
- 30. Thunder (ke Mavericks via Wizards dan 76ers)
Keputusan ini juga menegaskan bahwa pilihan putaran kedua Lakers tahun 2026 sudah tidak lagi berada di tangan manajemen, karena pada November 2020 klub menukar pilihan tersebut kepada Cleveland Cavaliers dalam pertukaran pemain JaVale McGee, Jordan Bell, dan Alfonzo McKinnie. Langkah tersebut memberi ruang gaji bagi Lakers untuk menandatangani veteran Marc Gasol pada saat itu.
Di tengah persiapan draft, performa tim di playoff juga menjadi sorotan. Meskipun LeBron James masih menjadi sosok utama, kehadiran Luka Dončić dari Dallas Mavericks—yang dipinjamkan secara temporer untuk memperkuat Lakers—menyuntikkan energi baru. Dončić, meski masuk dari bangku cadangan, berhasil memberikan kontribusi signifikan dalam serangkaian pertandingan, termasuk menambah poin penting dan membantu mengatur tempo tim pada fase kritis. Sifat fleksibel Dončić sebagai playmaker memberikan keseimbangan tambahan di belakang LeBron, memperluas opsi ofensif Lakers dalam menghadapi lawan kuat seperti Houston Rockets.
Pertandingan kedua seri playoff melawan Rockets akan berlangsung pada Selasa, 21 April 2026, di Toyota Center. Bagi para penggemar yang ingin menyaksikan langsung, jaringan televisi nasional NBA dan layanan streaming resmi akan menyiarkan pertandingan tanpa iklan. Penonton dapat menonton melalui saluran NBA TV, serta platform streaming seperti NBA League Pass yang tersedia di perangkat seluler, tablet, atau smart TV. Jadwal siaran memastikan bahwa pemirsa di wilayah Amerika Serikat dapat menikmati aksi pukul 19.00 waktu setempat.
Sebelum laga dimulai, Lakers merilis laporan cedera terbaru. Laporan tersebut mencatat bahwa LeBron James berada dalam kondisi baik dan siap bertanding, sementara beberapa pemain peran seperti Austin Reaves mengalami ketegangan otot ringan yang diperkirakan tidak mengganggu penampilan mereka dalam waktu dekat. Selain itu, D’Angelo Russell dilaporkan masih dalam proses pemulihan dari cedera pergelangan tangan, namun diharapkan dapat masuk ke dalam rotasi pada babak ketiga jika diperlukan.
Strategi pelatih Darvin Ham menekankan penggunaan kedalaman bench, memanfaatkan energi segar dari Dončić serta kontribusi Reaves untuk mengatasi tekanan pertahanan Rockets. Kombinasi antara veteran berpengalaman dan pemain muda berbakat menjadi kunci utama Lakers dalam upaya melaju ke babak berikutnya.
Secara keseluruhan, Lakers kini berada pada persimpangan penting: menyiapkan strategi draft untuk menambah kedalaman skuad sambil memaksimalkan peluang di playoff dengan dukungan pemain tambahan seperti Dončić. Keputusan draft ke-25 dapat menjadi titik awal bagi Lakers untuk mencari talenta muda yang dapat berkontribusi jangka panjang, sementara performa di lapangan tetap menjadi fokus utama untuk memastikan keberhasilan di fase playoff.
Dengan kombinasi persiapan draft, kebijakan cedera yang terkelola dengan baik, serta dukungan dari bintang tamu seperti Luka Dončić, Lakers berharap dapat menutup musim ini dengan hasil yang memuaskan bagi para penggemar setia. Kesuksesan di playoff sekaligus pemilihan pemain tepat pada draft 2026 dapat menandai era baru bagi franchise bersejarah ini.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

