Fokus Rembang | Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Makassar diduga telah terhenti sementara di beberapa sekolah. Berdasarkan informasi yang diperoleh, beberapa sekolah dasar dan menengah pertama (SMP) di Kota Makassar tidak lagi menerima pasokan makanan bergizi.
Hijrah menjelaskan bahwa penghentian pasokan MBG sebenarnya bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, sekolahnya juga sempat mengalami penghentian distribusi akibat kendala pada dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani wilayah tersebut. Namun pada saat itu, pasokan kembali berjalan setelah dialihkan ke dapur SPPG lain.
Informasi serupa juga diterima oleh orang tua siswa yang anaknya sekolah di SMP Negeri 21 Makassar. Menurut Ifan, pemberitahuan tersebut disampaikan di grup WhatsApp orang tua siswa, diteruskan dari guru. Isi pemberitahuan menyebutkan bahwa penghentian sementara berlaku mulai 8 Juni 2026 hingga waktu yang belum dapat ditentukan.
Kondisi ini menimbulkan berbagai pertanyaan dari pihak sekolah maupun orang tua siswa. Pasalnya, program MBG merupakan salah satu program yang diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik sekaligus mendukung proses belajar mengajar.
Sejumlah kepala sekolah berharap agar penghentian layanan tersebut hanya bersifat sementara dan dapat segera kembali berjalan normal. Mereka juga menantikan kejelasan mengenai penyebab utama terhentinya distribusi serta jadwal pasti dimulainya kembali program tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Makassar belum memberikan keterangan resmi terkait penghentian sementara program MBG di sejumlah SD dan SMP di Kota Makassar.
Masyarakat, khususnya para orang tua siswa dan pihak sekolah, kini berharap adanya kepastian agar program Makanan Bergizi Gratis dapat segera kembali berjalan sehingga manfaatnya dapat dirasakan kembali oleh para pelajar di Kota Makassar.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

