Fokus Rembang – 18 April 2026 | Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) mengguncang dunia sepak bola Asia dengan keputusan mengejutkan: memecat pelatih kepala mereka, Hervé Renard, hanya dua bulan menjelang kick-off Piala Dunia FIFA 2026. Keputusan ini diumumkan secara resmi melalui akun media sosial pakar transfer Italia, Fabrizio Romano, yang menuliskan bahwa pemecatan berlaku “dengan efek segera”. Renard, yang baru kembali memimpin tim nasional Green Falcons pada akhir 2024, sebelumnya berhasil mengantarkan Arab Saudi lolos ke Piala Dunia 2026 setelah mengatasi krisis pada ronde ketiga kualifikasi.
Renard, berusia 57 tahun, memiliki sejarah panjang dengan tim Arab Saudi. Ia pertama kali melatih tim pada periode 2019-2023, kemudian kembali pada akhir 2024 menggantikan Roberto Mancini yang dipecat usai penampilan buruk pada ronde ketiga kualifikasi. Di bawah asuhan Renard, Green Falcons berhasil bangkit dari kekalahan 0-2 melawan Timnas Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno pada November 2024, hingga mencetak kemenangan dramatis 3-2 di King Abdullah Sports City pada Oktober 2025. “Arab Saudi telah lolos ke Piala Dunia tujuh kali, termasuk dua kali bersama saya,” ujar Renard dalam wawancara dengan AFP, mengutip pernyataan Al Jazeera.
Meski pencapaian tersebut tampak menjanjikan, SAFF memutuskan untuk memutuskan kontrak Renard sebelum turnamen terbesar dalam sepak bola internasional. Alasan resmi belum diungkap secara detail, namun spekulasi menyebutkan ketidaksesuaian visi jangka panjang, tekanan internal, dan keinginan untuk mengangkat strategi baru menjelang kompetisi di Amerika Utara. Keputusan tersebut menambah tekanan pada tim yang akan bertanding di Grup H bersama Spanyol, Uruguay, dan Tanjung Verde.
Pengganti Renard akan segera diumumkan. Laporan dari Al Sharq Al Awsat menyebutkan bahwa SAFF telah menandatangani kesepakatan dengan pelatih asal Yunani, Georgios Donis, yang sebelumnya melatih klub Al Khaleej. Donis dijadwalkan mulai bertugas pada 22 Mei 2026, tepat setelah menyelesaikan tugasnya di klub Al Khaleej. Dengan pengalaman melatih di Liga Arab dan pengetahuan taktik yang solid, Donis menjadi pelatih ke-60 dalam sejarah Green Falcons.
Keputusan pemecatan Renard menimbulkan reaksi beragam di kalangan penggemar dan analis. Sebagian menilai langkah SAFF terlalu berisiko mengingat keberhasilan Renard dalam mengamankan tiket Piala Dunia. Lainnya berpendapat bahwa perubahan kepelatihan dapat menyuntikkan energi baru dan menyesuaikan taktik tim dengan tantangan grup yang berat.
Berikut rangkuman kronologis utama peristiwa terkait:
- Oktober 2024: Renard diangkat kembali sebagai pelatih kepala Arab Saudi menggantikan Roberto Mancini.
- November 2024: Arab Saudi kalah 0-2 dari Indonesia di GBK, memicu kritik tajam.
- Oktober 2025: Arab Saudi menambah poin dengan kemenangan 3-2 atas Indonesia di Jeddah.
- 17 April 2026: Fabrizio Romano mengumumkan pemecatan Renard melalui X.
- 18 April 2026: SAFF mengonfirmasi penunjukan Georgios Donis sebagai pengganti, dengan kontrak resmi akan diumumkan dalam dua hari.
Renard sendiri mengungkapkan rasa kecewa namun tetap menghargai keputusan federasi. Ia menekankan kebanggaannya pernah memimpin Arab Saudi melalui dua fase Piala Dunia, pertama di Qatar 2022 dan kini di kualifikasi 2026. “Saya selalu memberi yang terbaik untuk tim ini,” ujar Renard dalam pernyataan resmi kepada media.
Ke depan, fokus utama SAFF adalah menyiapkan tim agar dapat bersaing di panggung dunia. Tantangan utama mencakup penyesuaian taktik di bawah Donis, memperkuat lini tengah, dan mengoptimalkan strategi serangan melawan lawan-lawan berpengalaman. Persiapan intensif dijadwalkan berlangsung hingga akhir Mei, dengan serangkaian laga persahabatan melawan tim nasional Asia dan Afrika.
Kesimpulannya, pemecatan Hervé Renard menandai babak baru bagi sepak bola Arab Saudi. Sementara keberhasilan kualifikasi tetap menjadi catatan penting, keputusan strategis SAFF mencerminkan ambisi untuk menorehkan prestasi lebih tinggi di Piala Dunia 2026. Dengan Georgios Donis memegang kemudi, mata dunia akan terus memantau apakah Green Falcons dapat menyalurkan energi baru dan menembus batasan historis mereka.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

