Fokus Rembang | Kementerian Hukum kembali membuka program beasiswa pendidikan jenjang magister (S2) dan doktor (S3) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi aparatur sipil negara untuk meningkatkan kompetensi akademik tanpa harus meninggalkan karier di lingkungan pemerintahan.
Beasiswa tersebut diperuntukkan bagi PNS yang akan melanjutkan studi di Politeknik STIA LAN Jakarta pada Program Studi Administrasi Pembangunan Negara. Menariknya, bagi pegawai yang bertugas di Unit Utama maupun Kantor Wilayah DKI Jakarta, proses perkuliahan dilaksanakan pada malam hari sehingga tetap memungkinkan menjalankan tugas kedinasan.
Sementara itu, pegawai yang berasal dari luar wilayah DKI Jakarta akan menjalani tugas belajar penuh waktu dan dibebastugaskan dari jabatan selama masa pendidikan berlangsung.
Jumlah penerima beasiswa tahun ini cukup terbatas. Kementerian Hukum menyediakan 7 kuota untuk Program Magister (S2) Administrasi Pembangunan Negara dan 2 kuota untuk Program Doktor (S3) Administrasi Pembangunan Negara.
Calon peserta wajib memenuhi sejumlah ketentuan umum sebagai berikut:
- Diusulkan oleh Unit Utama atau Kantor Wilayah kepada Biro SDM melalui Sisumaker.
- Lolos proses verifikasi administrasi dari Biro SDM.
- Mendaftar dan mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru STIA LAN Jakarta.
- Usia maksimal 45 tahun untuk pendaftar program S2.
- Usia maksimal 50 tahun untuk pendaftar program S3.
- Tidak sedang menjalani pemeriksaan atau hukuman disiplin.
- Memiliki nilai SKP minimal predikat baik dalam dua tahun terakhir.
- Telah berstatus PNS sekurang-kurangnya selama dua tahun.
- Bersedia menandatangani perjanjian tugas belajar setelah dinyatakan diterima.
Bagi pelamar program magister, persyaratan yang harus dipenuhi meliputi:
- Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp500.000.
- Scan KTP berwarna.
- Salinan SK pangkat terakhir.
- Pas foto dengan latar belakang merah.
- Ijazah dan transkrip nilai D4 atau S1.
- Rancangan proposal tesis sebanyak 2–3 halaman.
- Bukti publikasi internasional (apabila tersedia).
- Bukti publikasi nasional (apabila tersedia).
- Formulir peminatan yang telah ditandatangani.
- Sertifikat TOEFL dengan skor minimal 475.
Bagi pelamar program doktor, persyaratan yang harus dipenuhi meliputi:
- Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp2.000.000.
- Scan KTP berwarna.
- SK pangkat terakhir.
- Pas foto latar merah.
- Ijazah dan transkrip S1.
- Ijazah dan transkrip S2.
- Proposal disertasi maksimal 3.000 kata.
- Curriculum Vitae (CV).
- Dua surat rekomendasi dari doktor atau profesor.
- Bukti publikasi nasional maupun internasional sejak tahun 2020 (jika ada).
- Sertifikat TOEFL dengan skor minimal 500.
Proses seleksi beasiswa akan dimulai pada 10 Juni 2026 dan diharapkan selesai pada 5 Agustus 2026. Penerima beasiswa akan dinyatakan pada 3 Agustus 2026.
Program Beasiswa S2 dan S3 Kementerian Hukum 2026 menjadi peluang berharga bagi PNS yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik di bidang Administrasi Pembangunan Negara.
Dengan kuota yang terbatas, calon peserta perlu segera melengkapi seluruh persyaratan administrasi dan mempersiapkan diri menghadapi proses seleksi agar dapat menjadi salah satu penerima beasiswa tahun ini.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

