Fokus Rembang | Penyanyi dangdut Via Vallen yang memiliki nama asli Maulidia Octavia telah menanggapi spekulasi yang beredar di media sosial tentang keadaan keuangan dirinya setelah menjual mobil BMW-nya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Jual mobil, jual tanah, itu semua aset yang tidak digunakan lagi. Aku tidak lagi mengalami kesulitan ekonomi,” kata Via dalam klarifikasi yang dia berikan melalui Instagram.

“Barang gak kepake, tapi pajak tetep harus bayar. Pada mau bayarin apa yaa,” kata Via.

Dia juga membantah anggapan bahwa dirinya sedang berada dalam kondisi keuangan yang mendesak.

“Aku gak BU BU amatt jadi ngapain harus diobral asetnya. Aku emang memutuskan hiatus ya karena keadaan yang aku pilih sendiri,” kata Via.

Sebelumnya, spekulasi tentang keadaan keuangan Via Vallen beredar luas di media sosial setelah dia menjual mobil BMW-nya.

“Soal aku jualin mobil, jualin tanah dikomenin yang tydack-tydack. Aku jualan aset ya aset aku sendiri padahal, bukan lagi ngemis juga jadi ngapaen mengsedih cobaa,” kata Via.

“Barang gak kepake, tapi pajak tetep harus bayar. Pada mau bayarin apa yaa. Sama kaya mobil alphardku yang kebakar dulu. Awal awal kebakar banyak banget yang mau beli, ditawar ratusan juta. Karena sayang, disimpennn aja sampe akhirnya sekarang cuma jadi bangkai yang ga bernilai,” kata Via.

Sebagai informasi, Via Vallen yang memiliki nama asli Maulidia Octavia dikenal sebagai penyanyi dangdut asal Surabaya. Meniti karier bernyanyi sejak usia 15 tahun, ia memulai karier sebagai penyanyi dangdut profesional bersama Orkes Melayu Sera (OM Sera). Nama Via melejit secara nasional pada 2017 lewat lagu “Sayang” yang viral dan mendominasi berbagai platform musik digital. Kesuksesan tersebut mengantarkannya mendapat julukan sebagai “Ratu Pop Koplo”.

Karier Via semakin bersinar ketika dipercaya membawakan lagu tema resmi Asian Games 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembang berjudul “Meraih Bintang”. Lagu tersebut sukses memperkenalkan musik dangdut ke panggung internasional dan menjadi salah satu ikon perhelatan olahraga terbesar di Asia itu.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.