Fokus Rembang | Jakarta, 18 April 2026 – Universitas Tarakanita menyelenggarakan Wisuda Universitas Tarakanita 2026 di gedung serbaguna kampus utama. Upacara yang dihadiri ribuan tamu ini mengusung tema “Cerdas dalam Pengetahuan, Berintegritas dalam Tindakan, Bermakna dalam Kontribusi” serta menandai transisi penting setelah institusi resmi berubah dari STARKI menjadi universitas pada 23 September 2025.
Transformasi tersebut tidak sekadar perubahan nama; ia mencerminkan upaya institusi memperkuat kualitas akademik, menambah program studi, serta memperluas jejaring kemitraan strategis. Selama fase transisi, universitas berhasil meningkatkan akreditasi menjadi B dari BAN-PT, menambah jumlah program studi menjadi enam, dan menandatangani kerja sama dengan 88 mitra nasional maupun internasional.
Pada hari wisuda, 126 lulusan merayakan pencapaian mereka. Dari total tersebut, 69 wisudawan memperoleh gelar D3 Sekretari, sedangkan 57 lainnya menyelesaikan S1 Ilmu Komunikasi. Statistik ini menegaskan keberhasilan universitas dalam menyiapkan tenaga profesional yang siap berkontribusi di sektor administrasi dan komunikasi.
Acara ini memiliki makna historis ganda. Di satu sisi, ia menjadi wisuda terakhir bagi 101 lulusan yang menempuh pendidikan di era STARKI. Di sisi lain, momen ini menandai wisuda perdana bagi 25 lulusan yang menamatkan studi setelah institusi resmi berstatus universitas. Kombinasi tersebut mempertegas bahwa keberhasilan akademik tidak berakhir pada ijazah, melainkan menjadi titik tolak tanggung jawab sosial.
Temanya menekankan tiga pilar utama: kecerdasan pengetahuan, integritas tindakan, dan kontribusi bermakna. Rektor Universitas Tarakanita menekankan bahwa ketiga nilai tersebut menjadi landasan dalam merancang kurikulum, menilai proses belajar, dan menyiapkan lulusan yang adaptif di tengah perubahan cepat dunia kerja.
Universitas Tarakanita kini menawarkan enam program studi, yang meliputi D3 Sekretari, S1 Ilmu Komunikasi, S1 Bisnis Digital, S1 Informatika, S1 Sistem Informasi, dan S1 Teknik Sipil. Selama tahun akademik 2025/2026, dosen menghasilkan 45 karya penelitian, melaksanakan 54 kegiatan pengabdian kepada masyarakat, serta menghasilkan 60 luaran publikasi ilmiah melalui tujuh media ilmiah yang dikelola universitas.
| Program Studi | Jumlah Wisudawan |
|---|---|
| D3 Sekretari | 69 |
| S1 Ilmu Komunikasi | 57 |
Berbagai pemangku kepentingan memberikan sambutan hangat. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Brian Yuliarto, menyampaikan apresiasi atas kualitas lulusan dan menegaskan bahwa wisuda bukan akhir, melainkan awal peran baru di masyarakat. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, M.M., berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk kontribusi sosial dan ekonomi. Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, S.Sos., M.Si., menambahkan harapan agar para wisudawan terus menginspirasi dan mengukir kebaikan di masa depan.
- “Wisuda merupakan tonggak awal pembelajaran sepanjang hayat di dunia kerja,” ujar Prof. Dr. Ir. Tezara Cionita dari SEGi University.
- Sr. Yustiana CB menekankan pentingnya dukungan orang tua dan dosen dalam proses kelulusan.
Universitas Tarakanita menegaskan komitmen berkelanjutan untuk meningkatkan mutu layanan, memperluas jaringan kolaborasi internasional, dan mengejar akreditasi unggul. Rencana strategis ke depan mencakup peningkatan kualifikasi dosen, penambahan fasilitas riset, serta pengembangan program pembelajaran berbasis teknologi digital.
Dengan momentum Wisuda Universitas Tarakanita 2026, institusi tidak hanya merayakan 126 lulusan baru, tetapi juga menegaskan visi jangka panjang sebagai universitas yang berintegritas, relevan, dan berdampak bagi pembangunan bangsa.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

