Fokus Rembang | Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. merupakan salah satu tokoh pendidikan dan penelitian yang telah mencapai prestasi luar biasa dalam karirnya. Setelah kembali dari program Indonesian Scientist Group di University of Melbourne, Australia, semangat menulisnya tidak pernah padam. Ia terus menulis, meneliti, dan mengikuti forum-forum ilmiah internasional, salah satunya konferensi ekonomi Islam internasional di University of Ottawa.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. mengungkapkan bahwa pengalaman akademik di negeri Kanguru itu menjadi titik balik yang memperluas cakrawala intelektualnya. Ia menyadari bahwa dunia akademik internasional bukanlah ruang yang jauh dan asing bagi seorang dosen dari Indonesia, melainkan ruang terbuka yang dapat di masuki melalui gagasan, tulisan, dan keberanian intelektual.

Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. juga mengungkapkan bahwa ia telah menelusuri peluang di University of Toronto, Kanada, namun takdir intelektual justru membawanya ke konferensi ekonomi Islam internasional di University of Ottawa. Ia segera menghubungi panitia konferensi dan, di luar dugaan, komunikasi berlangsung sangat hangat dan terbuka.

Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. menyusun paper riset lima halaman sebagai syarat utama untuk menjadi presenter dalam forum tersebut. Ia menyatakan bahwa lima halaman paper itu mungkin tampak sederhana bagi sebagian orang, namun bagi dirinya, lima halaman itu menjadi simbol penting tentang kekuatan ilmu pengetahuan.

Perjalanan Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. ke University of Ottawa bukan sekadar perjalanan geografis, tetapi juga perjalanan intelektual dan spiritual. Ia menyaksikan secara langsung wajah masyarakat multikultural yang hidup dalam keteraturan dan penghormatan terhadap keberagaman.

Kota Montreal meninggalkan kesan mendalam dalam benaknya. Kota itu hidup dalam dua bahasa besar—Inggris dan Prancis—tetapi tetap berjalan harmonis dalam ritme sosial yang tertib dan modern.

Selama berada di sana, Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. menyempatkan diri untuk mengunjungi McGill University, salah satu universitas paling prestisius di Kanada dan dunia. Ia berjalan menyusuri lorong-lorong akademik, melihat Gedung John F. Kennedy, dan membayangkan jejak langkah para ilmuwan Muslim Indonesia yang pernah menimba ilmu di tempat itu.

Pengalaman Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. di University of Ottawa dan McGill University merupakan contoh nyata bahwa ilmu pengetahuan sejatinya adalah ruang perjumpaan kemanusiaan, bukan arena kesombongan intelektual. Perjalanan akdemik internasional memberinya banyak intangible benefits yang tidak dapat di ukur secara material.

Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. menyadari bahwa ilmu pengetahuan sejatinya adalah ruang perjumpaan kemanusiaan, bukan arena kesombongan intelektual. Perjalanan akdemik internasional memberinya banyak intangible benefits yang tidak dapat di ukur secara material.

Kesimpulannya, Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. merupakan salah satu tokoh pendidikan dan penelitian yang telah mencapai prestasi luar biasa dalam karirnya. Ia terus menulis, meneliti, dan mengikuti forum-forum ilmiah internasional, salah satunya konferensi ekonomi Islam internasional di University of Ottawa.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.