Fokus Rembang | Burung layang-layang adalah salah satu spesies penerbang paling efisien di dunia. Mereka mampu bertahan di udara hingga hampir 10 bulan penuh tanpa perlu mendarat sama sekali. Tren riset terbaru di tahun 2026 kembali menyoroti keunikan spesies ini sebagai salah satu penerbang paling efisien di dunia.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kemampuan ini pertama kali diteorikan oleh Ronald Lockley pada tahun 1970-an dan akhirnya terbukti secara ilmiah pada 2016. Penelitian yang diterbitkan dalam Current Biology melibatkan 13 ekor burung layang-layang dewasa. Para ilmuwan memasang alat pelacak berupa akselerometer dan sensor tingkat cahaya pada tubuh burung tersebut.

Alat ini berfungsi merekam aktivitas terbang serta lokasi migrasi dari Swedia menuju selatan Sahara. Hasilnya, ditemukan fakta bahwa burung-burung ini menghabiskan 99,5% waktunya di udara selama periode migrasi. Perbedaan perilaku antara burung yang terus terbang dan yang mendarat dipengaruhi oleh kondisi fisik. Peneliti menduga faktor pergantian bulu menjadi penentu utama perilaku tersebut.

Penelitian ini menunjukkan bahwa burung layang-layang memiliki kemampuan adaptasi yang tidak dimiliki oleh spesies burung lainnya. Mereka telah berevolusi dengan bentuk tubuh ramping serta sayap yang panjang dan sempit. Desain anatomi tersebut memungkinkan mereka menghasilkan gaya angkat dengan biaya energi yang sangat rendah. Selain itu, mereka memperoleh asupan energi tambahan dengan memangsa serangga yang terbang di udara.

Beberapa faktor yang mendukung keberlangsungan hidup burung ini selama bermigrasi adalah efisiensi energi melalui bentuk tubuh yang aerodinamis, pemanfaatan sumber makanan (serangga) yang tersedia di sepanjang jalur terbang, kemampuan untuk tidur sambil terbang saat meluncur turun dari ketinggian, dan pergantian bulu sayap yang mendukung performa terbang jangka panjang.

Misteri tidur sambil terbang masih terus dipelajari oleh para ahli ornitologi. Namun, penelitian ini telah memberikan wawasan yang menarik tentang kemampuan adaptasi burung layang-layang dan peran pentingnya dalam ekosistem.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.