Fokus Rembang | Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) melalui program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap II pada Juni 2026. Masyarakat dapat mengecek desil mereka melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id atau menggunakan aplikasi Cek Bansos. Desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) berkaitan langsung dengan peluang menerima berbagai bantuan pemerintah.
Pengecekan desil secara mandiri merupakan langkah awal bagi masyarakat untuk memastikan hak mereka dalam sistem perlindungan sosial yang terus dikembangkan pemerintah. Berikut adalah cara mengecek desil bansos secara online:
- Buka browser di HP.
- Akses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan NIK KTP.
- Isi kode captcha.
- Klik tombol “Cari Data”.
Sistem akan menampilkan informasi seputar desil, jenis bansos, hingga status pencairan. Informasi ini menjadi acuan penting untuk mengetahui posisi kesejahteraan keluarga dalam database nasional.
Pengelompokan desil dalam penyaluran Bansos menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat secara berjenjang dari kelompok paling rentan hingga kelompok paling mapan. Dalam pemberian bansos, pemerintah akan memprioritaskan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.
Program Keluarga Harapan merupakan bansos bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan. Besaran bantuan PKH per tahap (triwulan) adalah sebagai berikut:
- Triwulan I: Rp 300.000.
- Triwulan II: Rp 300.000.
- Triwulan III: Rp 500.000.
BPNT merupakan bantuan sosial dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan. Program ini menyasar keluarga miskin yang terdaftar dalam DTSEN. Penyaluran BPNT mengikuti skema yang sama dengan PKH, yakni triwulan.
Serta, perlu diingat bahwa adanya pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menyebabkan perubahan jumlah penerima bansos pada tahap kedua. Hasil evaluasi menunjukkan sebagian bantuan sosial dan subsidi sosial masih belum sepenuhnya tepat sasaran.
Untuk itu, mari kita cek desil bansos kita secara online dan mengetahui status pencairan bantuan sosial kita. Dengan cara ini, kita dapat memastikan hak kita dalam sistem perlindungan sosial yang terus dikembangkan pemerintah.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

