Fokus Rembang | Parkir liar di kawasan Stasiun Batuceper, Kota Tangerang, kembali menjadi perhatian publik setelah kendaraan roda dua diparkir di trotoar yang seharusnya digunakan pejalan kaki. Kondisi ini dinilai mengganggu fungsi trotoar dan berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di sekitar stasiun.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dinas Perhubungan Kota Tangerang telah memasang barrier beton di sepanjang trotoar untuk mencegah parkir liar. Namun, upaya ini belum sepenuhnya efektif karena masih ada kendaraan yang diparkir di area yang tidak semestinya.

Masyarakat berharap pengawasan di kawasan tersebut diperketat agar parkir liar tidak terus terjadi. Sejumlah pengguna jalan menilai bahwa parkir liar di trotoar membuat pejalan kaki kehilangan haknya untuk berjalan dengan aman dan nyaman.

Salah seorang pengguna jalan, Rudi, mengatakan bahwa jika trotoar dipakai parkir motor, pejalan kaki jadi harus turun ke jalan, yang berbahaya apalagi saat kondisi ramai. Pengguna jalan lainnya, Andi, menilai bahwa penertiban tidak cukup hanya dilakukan sesekali, tapi perlu ada pengawasan yang konsisten.

Keluhan serupa juga disampaikan pengguna transportasi umum yang setiap hari melintas di kawasan Stasiun Batuceper. Mereka berharap fasilitas pejalan kaki dapat dijaga dan tidak kembali disalahgunakan.

Sebelumnya, Camat Batuceper Achsin Gufron Falfeli telah melakukan operasi penertiban parkir liar sebagai salah satu langkah strategis mengantisipasi penumpukan kendaraan. Trantib Kecamatan Batuceper telah melayangkan peringatan tegas kepada sejumlah pengusaha jasa parkir di sekitar Stasiun Poris.

Kondisi parkir liar di trotoar Stasiun Batuceper masih menjadi perhatian serius yang memerlukan penanganan yang lebih efektif dari pihak berwenang.

Kesimpulan dari kondisi ini adalah bahwa diperlukan pengawasan yang lebih ketat dan konsisten untuk mencegah parkir liar di trotoar Stasiun Batuceper. Dengan demikian, pejalan kaki dapat menggunakan trotoar dengan aman dan nyaman, serta arus lalu lintas di sekitar stasiun dapat berjalan lancar.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.