Fokus Rembang | Kudus, 19 April 2026 – Ratusan sopir ambulans yang tersebar di sepanjang jalur Pantura berkumpul dalam sebuah pertemuan yang lebih dari sekadar silaturahmi. Kegiatan Halal Bi Halal yang diselenggarakan oleh Komunitas Driver Ambulance se‑Pantura Raya tidak hanya menjadi wadah maaf‑maafan pasca Idulfitri 1447 H, tetapi juga diwarnai dengan aksi sosial berupa santunan paket sembako dan infaq bagi anak‑anak yatim di wilayah Menawan.
Acara berlangsung pada Ahad 19/04/2026 di Gedung Sanggar Migunani, bekas Buper Menawan, Kudus. Lebih dari 250 sopir ambulans datang dari berbagai kabupaten di Pantura, termasuk Pati, Jepara, Kudus, Rembang, Lasem, dan Demak. Kehadiran mereka menegaskan peran penting para driver dalam penanganan situasi darurat, baik kecelakaan lalu lintas maupun bencana alam.
Berbagai pejabat daerah turut memberikan dukungan moral, di antaranya Kepala Kalakhar BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, Bupati Kudus yang diwakili oleh Camat Gebog, unsur Forkopimcam Gebog, perwakilan Satlantas Polres Kudus, serta Ketua FRPB Kudus. Kehadiran tokoh‑tokoh tersebut menambah legitimasi dan menegaskan pentingnya sinergi antara aparat pemerintah dan komunitas driver ambulans.
Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al‑Qur’an, diikuti oleh penyanyian lagu kebangsaan, sambutan resmi, serta sesi mushafahah yang mengajak peserta saling memaafkan. Selanjutnya, agenda utama dilanjutkan dengan agenda sosial yang menjadi sorotan utama:
- Pembagian paket sembako kepada 20 anak yatim di wilayah Menawan
- Penyerahan infaq tunai untuk mendukung pendidikan dan kebutuhan dasar anak‑anak tersebut
- Penyuluhan singkat tentang pentingnya pertolongan pertama dalam situasi kegawatdaruratan
Dalam sambutannya, Bergas Catursasi menyoroti kontribusi driver ambulans dalam penanggulangan kebencanaan di Jawa Tengah. Ia menekankan bahwa pemahaman masyarakat tentang pertolongan pertama masih perlu ditingkatkan, dan peran driver ambulans sebagai garda terdepan harus terus didukung.
Ketua panitia, Agus Pujiono, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh peserta yang datang dari berbagai wilayah. Ia mencatat bahwa acara ini berhasil mengumpulkan sekitar 250 driver, yang kemudian bersama‑sama menyalurkan bantuan kepada anak‑anak yatim. “Kami berharap kegiatan serupa dapat terus digelar, memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di antara driver ambulans se‑Pantura,” ujarnya.
Setelah sesi pembagian santunan, acara berlanjut dengan sesi bersalaman, pembagian doorprize, makan bersama, dan hiburan musik yang menambah keakraban antar peserta. Momen kebersamaan ini tidak hanya mempererat tali persaudaraan, tetapi juga menumbuhkan semangat kolektif untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Halal Bi Halal Driver Ambulance Pantura Raya menunjukkan bahwa komunitas driver tidak hanya berfokus pada tugas operasional, melainkan juga berkomitmen untuk berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat. Aksi sosial ini menjadi contoh konkret bagaimana profesi yang biasanya berada di balik layar dapat menjadi agen perubahan positif di lingkungan sekitarnya.
Ke depan, panitia berencana menjadikan kegiatan ini sebagai agenda tahunan, dengan harapan dapat menambah jumlah penerima manfaat dan memperluas jaringan kerjasama dengan instansi pemerintah serta lembaga sosial lainnya. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan pada hari itu diharapkan dapat menjadi landasan kuat bagi driver ambulans dalam melaksanakan misi kemanusiaan mereka.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

