Fokus Rembang | Pati, Jawa Tengah – Kabupaten Pati telah berhasil mencegah kesulitan dalam penerimaan siswa baru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2026. Pihak DPRD Kabupaten Pati telah melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) guna memastikan bahwa proses penerimaan berlangsung dengan aman dan kondusif.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bandang mengatakan bahwa kelancaran pelaksanaan SPMB menjadi indikasi adanya koordinasi yang baik antara Dinas Pendidikan dan satuan pendidikan di Kabupaten Pati.

“Kami terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan SPMB SD dan SMP di Kabupaten Pati. Sampai hari ini, Komisi D DPRD Pati belum menerima laporan maupun aduan dari calon siswa baru ataupun orang tua siswa terkait pelaksanaan SPMB. Ini menunjukkan proses penerimaan berjalan aman dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Bandang juga mengingatkan seluruh sekolah agar tetap mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas selama proses penerimaan berlangsung.

“Jangan sampai ada masyarakat yang merasa kesulitan mendapatkan informasi atau pelayanan. Sekolah harus terbuka dan responsif terhadap setiap pertanyaan maupun kebutuhan calon peserta didik. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan akan semakin meningkat,” katanya.

Bandang juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Pati serta para kepala sekolah yang telah mempersiapkan pelaksanaan SPMB tahun ini.

“Kami berharap situasi yang kondusif ini dapat terus terjaga hingga seluruh tahapan SPMB selesai. Yang terpenting adalah seluruh anak-anak di Kabupaten Pati mendapatkan hak pendidikan yang sama dan dapat mengakses sekolah sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.