Fokus Rembang | Jakarta – Portugal diprediksi akan meraih keuntungan hingga 945 juta Euro atau setara dengan Rp19,6 triliun selama Piala Dunia 2026. Hasil studi dari Institut Pemasaran dan Administrasi Portugal (IPAM) menunjukkan bahwa negara itu dapat mengalami lonjakan ekonomi berkat demam sepak bola yang melanda Eropa.
Angka ini bergantung pada performa tim nasional Portugal di turnamen tersebut. Jika tim nasional Portugal terhenti di babak penyisihan, keuntungan diprediksi mencapai 378 juta Euro atau Rp7,8 triliun. Namun, jika tim melaju hingga 16 besar, angka itu bisa meningkat menjadi 561 juta Euro atau Rp11,6 triliun. Apabila Portugal berhasil memenangkan Piala Dunia, keuntungan maksimal yang dapat diraih adalah 945 juta Euro.
Perputaran ekonomi yang terjadi di Portugal selama Piala Dunia 2026 diprediksi akan didorong oleh berbagai sektor. Sektor rumah tangga, yang mencakup kebutuhan alkohol, diperkirakan berkontribusi sebesar 26 persen terhadap perputaran ekonomi. Ini sejalan dengan laporan Badan Pengawas Zat Aditif Portugal (ICAD) yang menyatakan bahwa konsumsi alkohol di Portugal, termasuk bir, lebih tinggi 21 persen dibandingkan rata-rata negara Eropa.
Sektor restoran juga diperkirakan akan mengalami peningkatan sebesar 15 persen, sementara periklanan dan media sosial masing-masing diperkirakan berkontribusi sebesar 14 persen dan 7 persen. Sektor kreasi konten diprediksi menyumbang 6 persen. Meskipun merchandise dan stiker Piala Dunia hanya diperkirakan menyumbang masing-masing 4 persen dan 5 persen, judi diprediksi akan meningkat lebih tinggi, dengan kontribusi sebesar 6 persen.
Portugal diharapkan bisa memanfaatkan momentum Piala Dunia untuk meningkatkan kegiatan ekonomi. Penjualan berbagai produk seperti kaus, stiker, dan bir diharapkan menjadi daya tarik bagi konsumen. Aktivitas ini berpotensi memberikan dampak signifikan bagi pelaku usaha yang terlibat dalam industri tersebut.
Keberhasilan Portugal dalam menggali potensi ekonomi ini juga dapat menjadi pelajaran bagi negara-negara lain yang tidak menjadi tuan rumah Piala Dunia, tetapi ingin memanfaatkan demam sepak bola untuk meningkatkan ekonomi mereka.
Piala Dunia 2026 menawarkan kesempatan emas bagi Portugal untuk meraih keuntungan yang signifikan. Dari penjualan produk hingga peningkatan layanan restoran, setiap sektor dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi negara. Oleh karena itu, pelaku usaha di Portugal perlu mempersiapkan diri menghadapi lonjakan permintaan yang diperkirakan akan terjadi selama turnamen.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

