Fokus Rembang | Kabupaten Purbalingga akan mengirimkan ratusan atlet, pelatih, dan ofisial untuk berlaga dalam 30 cabang olahraga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026, Oktober mendatang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Hal itu disampaikan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purbalingga, R Budi Setiawan, ketika meninjau pelaksanaan training center cabang olahraga renang dan selam di Owabong Purbalingga, baru-baru ini.

Hadir pula dalam peninjauan itu, Wakil Ketua Umum II KONI Kabupaten Purbalingga Juni Listianto dan Kepala Bidang Binpres KONI Purbalingga Sigit Syamsul.

"Pada Porprov Jawa Tengah 2026 yang akan digelar di Semarang Raya pada tanggal 24 hingga 31 Oktober mendatang, Kabupaten Purbalingga akan mengirimkan 257 atlet, pelatih, dan ofisial dari 30 cabang olahraga," kata dia.

Budi Setiawan juga mengatakan, monitoring dilakukan untuk melihat perkembangan atlet sekaligus memastikan program pembinaan yang telah dijalankan selama ini memberikan hasil yang maksimal saat Porprov berlangsung.

Langkah tersebut dilakukan agar atlet mendapatkan pendampingan dan evaluasi yang berkelanjutan selama menjalani pemusatan latihan.

"Monitoring dan evaluasi tidak hanya bertujuan mengukur kesiapan atlet, tetapi juga menjadi sarana memberikan motivasi agar para atlet mampu menjaga konsistensi latihan dan meningkatkan performa menjelang pertandingan," ujarnya.

Ketua KONI Kabupaten Purbalingga menilai perkembangan atlet renang dan selam menunjukkan tren positif.

Kesungguhan dalam menjalani latihan menjadi modal penting untuk bersaing dan meraih prestasi di tingkat Jawa Tengah.

Selama tiga tahun terakhir, berbagai program pengembangan atlet telah dilakukan secara konsisten, mulai dari pemusatan latihan, peningkatan kualitas teknik, hingga uji tanding.

Dulu tantangan yang dihadapi daerah adalah bagaimana menyiapkan atlet agar mampu bersaing dengan daerah lain yang memiliki sumber daya olahraga lebih besar.

Harapannya, masyarakat Purbalingga bisa melihat lahirnya atlet-atlet berprestasi yang membanggakan daerah.

Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa keberhasilan atlet di Porprov bukan hanya tentang perolehan medali.

Prestasi olahraga juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menjalani aktivitas positif, membangun disiplin, serta menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat.

"Semangat juang, disiplin, dan sportivitas menjadi pesan utama. Setiap latihan yang dijalani hari ini bukan hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kebanggaan masyarakat terhadap Kabupaten Purbalingga," kata dia.

Porprov Jawa Tengah 2026 adalah kesempatan besar bagi Kabupaten Purbalingga untuk menunjukkan potensi atletnya dan membanggakan nama daerah.

Untuk itu, KONI Purbalingga akan terus berupaya meningkatkan kemampuan atlet dan menciptakan suasana yang mendukung bagi mereka.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.