Fokus Rembang | Pati – Pemerintah Kabupaten Pati terus menyiapkan proyek pembangunan strategis pada tahun 2026. Namun, hingga pertengahan tahun, proyek-proyek besar dengan nilai anggaran miliaran rupiah belum memasuki tahap pelaksanaan karena masih berada dalam proses perencanaan.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Arief Wahyudi, mengatakan bahwa belum ada proyek pembangunan besar yang mulai dikerjakan. Menurutnya, kegiatan yang telah berjalan baru sebatas pembongkaran trotoar di Jalan Panglima Sudirman.
Salah satu program pembangunan yang menjadi prioritas tahun ini adalah renovasi empat pasar tradisional dengan total alokasi anggaran mencapai Rp5 miliar. Proyek tersebut meliputi penataan Pasar Kayen sebesar Rp1.298.968.000, Pasar Porda Juwana Rp756.320.000, Pasar Puri Rp1.598.480.000, dan Pasar Trangkil Rp1.348.152.000.
Arief menjelaskan bahwa rehabilitasi MPP difokuskan pada perbaikan menyeluruh bagian atap bangunan yang kondisinya dinilai sudah memprihatinkan. Sementara di RSUD Kayen, pembangunan diarahkan untuk menambah fasilitas layanan kesehatan.
Di sisi lain, proyek yang telah memasuki tahap pelaksanaan adalah pembongkaran trotoar di Jalan Panglima Sudirman, Pati. Kegiatan tersebut dimulai pada 18 Mei 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga 15 Agustus 2026 dengan nilai anggaran sebesar Rp140 juta.
Meski sejumlah proyek telah masuk agenda pembangunan tahun ini, Arief menyebut bahwa seluruh pekerjaan besar masih berada dalam tahap perencanaan. Ia juga mengungkapkan bahwa proses tersebut sempat mengalami penundaan karena adanya asistensi yang dilakukan pemerintah daerah ke KPK.
Arief memastikan bahwa kegiatan pembangunan akan segera dimulai setelah proses perencanaan selesai.
Proyek-proyek pembangunan strategis yang menanti kabupaten Pati termasuk renovasi pasar tradisional dan rumah sakit umum daerah (RSUD) Kayen. Proyek ini mendapatkan alokasi anggaran miliaran rupiah.
Arief menjelaskan bahwa rehabilitasi MPP akan difokuskan pada perbaikan atap bangunan yang kondisinya sudah memprihatinkan.
Di sisi lain, proyek yang telah memasuki tahap pelaksanaan adalah pembongkaran trotoar di Jalan Panglima Sudirman, Pati.
Arief memastikan bahwa kegiatan pembangunan akan segera dimulai setelah proses perencanaan selesai.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

