Fokus Rembang | Pada hari Kamis (11/6/2026), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kadudampit Sukabumi mengadakan rapat koordinasi lanjutan untuk memperkuat sinergitas antara para mitra strategis dan Kepala Satuan Pelayanan Program Gizi (KSPPG) di wilayah setempat. Rapat ini difokuskan untuk menyelesaikan berbagai kebijakan eksternal pendukung program, mulai dari tata kelola lingkungan hingga validasi data penerima manfaat, demi memberikan pelayanan yang optimal dan higienis.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Camat Kadudampit, Encep Irwan Kartawiria, menjelaskan bahwa rakor ini merupakan tindak lanjut konkret dari rekomendasi teknis yang telah dirumuskan sebelumnya bersama KSPPG. Menurutnya, kesuksesan program MBG tidak hanya bertumpu pada ranah teknis dapur gizi, melainkan butuh komitmen kebijakan bersama para mitra pemegang keputusan.

Encep menekankan bahwa pengelolaan sampah di lingkungan dapur program adalah salah satu contoh kebijakan yang perlu diperhatikan. Ia menyatakan bahwa persoalan ini tidak akan selesai jika hanya diserahkan ke KSPPG, karena pemegang keputusannya adalah mitra. Ini penting untuk meningkatkan sinergitas antara Forkopimcam, pihak dapur selaku mitra, dan KSPPG.

Saat ini, tercatat ada 8 dapur program yang siap beroperasi di wilayah Kecamatan Kadudampit. Data sasaran yang diperkirakan mencapai 5.700 penerima manfaat untuk kategori 3B (Balita, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui). Selain itu, pihak kecamatan tengah melakukan pemutakhiran total untuk data anak sekolah, yang ditargetkan rampung pada Juli 2026 mendatang.

Menanggapi isu adanya pasokan dari luar wilayah, Camat Encep menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memaksimalkan potensi lokal. Ia menekankan bahwa selama tidak melanggar aturan dari Badan Gizi Nasional (BGN), maka fokus utama adalah memperbaiki dan memaksimalkan data penerima manfaat di Kecamatan Kadudampit agar dipenuhi oleh dapur-dapur yang ada di wilayah tersebut.

Rapat tersebut juga melahirkan keputusan penting berupa pembentukan Forum Mitra SPPG Kecamatan Kadudampit. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh elemen pendukung dapat bergerak dalam satu visi yang selaras. Ketua Forum Mitra SPPG Kecamatan Kadudampit terpilih, Iman Abdulrahman, menyatakan bahwa wadah ini dibentuk sebagai jembatan silaturahmi sekaligus instrumen kolaborasi demi menyukseskan program prioritas pemerintah tersebut.

Forum Mitra SPPG juga akan menangani aspek pemerataan dari Badan Gizi Nasional (BGN). Iman menekankan bahwa hal tersebut akan terus dikoordinasikan secara berkala. Fokus utama forum saat ini adalah memastikan aspek keadilan, di mana tidak boleh ada satu pun warga yang berhak terlewatkan dari program jaminan gizi ini.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.