Fokus Rembang | Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung dan PTPN IV Regional VII telah menggelar audiensi untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan pengembangan perkebunan kelapa sawit dan program hilirisasi desa. Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran direksi PTPN IV dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Ruang Kerja Gubernur, Jumat (5/6/2026).
Pihak PTPN IV memaparkan rencana perusahaan yang berorientasi pada pencapaian target bisnis, serta turut serta dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui skema kemitraan bersama para petani kelapa sawit di sekitar area operasional kebun.
“Kehadiran PTPN IV ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan target bisnis, tetapi kami mengemban amanah sebagai agen penggerak pembangunan daerah. Sinergi dengan pemerintah daerah sangat dibutuhkan,” ujar Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV, Arya Shandhiyudha.
Untuk mendukung skema produktivitas tersebut, perusahaan BUMN perkebunan ini menggulirkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam bentuk pendampingan kepada petani. Pendampingan dilakukan secara bertahap, mulai dari proses pemberkasan selama enam bulan hingga petani memasuki masa panen pertama.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambut baik inisiatif kemitraan PTPN IV. Ia menekankan bahwa sinergi antara BUMN sektor perkebunan dengan pemerintah daerah memegang peranan krusial dalam menjaga aset negara di daerah dan mengakselerasi perputaran ekonomi desa.
Pemprov Lampung kini tengah gencar mendorong partisipasi seluruh entitas perusahaan, baik BUMN maupun swasta, untuk memprioritaskan program pembangunan daerah. Hal ini sejalan dengan inisiatif ‘Program DesaKu Maju’ yang dirancang pemerintah provinsi sebagai bentuk transformasi ekonomi desa yang terarah dan berkelanjutan.
Bagi Pemprov Lampung, hilirisasi menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan potensi lokal sekaligus memperkuat struktur ekonomi daerah dari tingkat desa. Selain mendukung kelapa sawit yang digarap melalui kemitraan PTPN IV, fokus pengembangan hilirisasi tersebut juga diarahkan pada tiga komoditas unggulan lainnya, yakni padi, jagung, dan singkong yang selama ini menjadi tulang punggung sektor pertanian masyarakat Lampung.
PTPN IV Regional VII dan Gubernur Lampung berkomitmen untuk meningkatkan kemitraan sawit dan pendukungan TJSL untuk percepatan hilirisasi desa. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengoptimalkan potensi lokal Lampung.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

