Fokus Rembang | Cristiano Ronaldo kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu atlet paling berpengaruh di dunia menjelang dihelatnya ajang Piala Dunia 2026. Ia tercatat sebagai pemain dengan bayaran tertinggi di turnamen tertinggi di dunia itu, sekaligus atlet dengan penghasilan terbesar di dunia lintas cabang olahraga.
Pendapatan Ronaldo terbagi dari dua sumber utama. Sebesar 235 juta dolar AS (sekitar Rp4,2 triliun) berasal dari aktivitas di dalam lapangan, termasuk gaji dan bonus bersama klubnya. Sementara itu, 65 juta dolar AS atau sekitar Rp1,1 triliun diperoleh dari berbagai kontrak sponsor dan aktivitas komersial di luar sepak bola.
Catatan tersebut membuat Ronaldo menyamai rekor legenda tinju Floyd Mayweather Jr, sebagai atlet dengan pendapatan tahunan terbesar yang pernah dihitung Forbes. Tak hanya itu, pemain berusia 41 tahun tersebut juga menjadi atlet aktif pertama yang berhasil menembus total pendapatan karier lebih dari 2 miliar dolar AS.
Keunikan lain dari Ronaldo adalah kekayaan bersihnya yang saat ini ditaksir mencapai 1,2 miliar dolar AS, menjadikannya salah satu dari sedikit atlet aktif yang masuk klub miliarder.
Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan keenam Ronaldo di ajang empat tahunan tersebut, sebuah pencapaian yang hanya mampu diraih segelintir pemain sepanjang sejarah. Meski koleksi trofinya sudah sangat lengkap, satu gelar yang masih belum berhasil diraihnya adalah trofi Piala Dunia.
Karena itu, turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko bisa menjadi kesempatan terakhir Ronaldo untuk melengkapi warisan kariernya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

