Fokus Rembang – 18 April 2026 | DJI resmi meluncurkan generasi terbaru dari seri pocket‑camera, DJI Osmo Pocket 4, yang dibekali sensor CMOS berukuran 1 inci dan rangkaian fitur kecerdasan buatan (AI) tingkat lanjut. Produk ini ditujukan untuk para pembuat konten yang menginginkan kualitas sinematik dalam format yang sangat portabel. Dengan menggabungkan sensor besar, aperture f/2.0, dan teknologi AI, DJI mengklaim bahwa Pocket 4 mampu bersaing dengan kamera mirrorless kelas profesional.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sensor 1 inci menjadi inti keunggulan utama perangkat. Ukuran sensor yang lebih besar memungkinkan penangkapan cahaya yang lebih optimal, menghasilkan dynamic range hingga 14 stop. Angka tersebut biasanya hanya ditemui pada kamera bioskop premium. Kombinasi aperture f/2.0 dan sensor besar membuat detail bayangan dan highlight tetap terjaga, bahkan dalam kondisi pencahayaan yang kontras seperti terik matahari atau transisi antara area gelap dan terang.

DJI menambahkan dukungan mode warna 10‑bit D‑Log, memberikan ruang gerak yang luas bagi editor video dalam proses color grading. Kalibrasi khusus pada sensor memastikan reproduksi warna kulit yang natural, baik pada cahaya neon, lampu ruangan, maupun sinar matahari langsung. Transisi warna menjadi halus tanpa munculnya banding, sehingga hasil akhir video tampak profesional.

Untuk perekaman video berkecepatan tinggi, Pocket 4 menawarkan kemampuan rekam 4K pada 240 fps. Fitur slow‑motion ini membuka peluang bagi kreator untuk mengekspresikan aksi ekstrem, gerakan alam, atau detail mikro dengan tingkat kehalusan yang belum pernah ada pada generasi sebelumnya. Di sisi audio, DJI menyematkan teknologi spatial audio recording yang dipadukan dengan audio zoom pickup. Kedua fitur bekerja secara bersamaan untuk menyorot suara subjek yang sedang diperbesar, sekaligus meredam kebisingan latar belakang. Selain itu, OsmoAudio dapat terhubung ke mikrofon eksternal melalui transmitter, memungkinkan perekaman hingga empat kanal secara simultan, ideal untuk wawancara atau produksi multi‑sumber tanpa perlunya mixer tambahan.

Inteligensi buatan menjadi nilai jual penting pada Pocket 4. Fitur Intelligent Follow 7.0 menggunakan algoritma deep learning untuk melacak subjek secara presisi, bahkan ketika subjek melakukan zoom digital hingga 4×. Sistem dapat memprediksi pergerakan subjek secara real‑time, menjaga fokus tetap tajam meski ada hambatan objek lain. Fitur Lock Subject Tracking dan Priority Subject Registration memungkinkan kamera mengenali wajah pengguna dan menjadikannya prioritas utama dalam frame, sangat membantu bagi pembuat konten solo yang sering beralih posisi.

  • Intelligent Follow 7.0: pelacakan subjek berbasis AI dengan akurasi tinggi.
  • Gesture Control: memulai atau menghentikan rekaman hanya dengan gerakan tangan.
  • 4× Digital Zoom: memperbesar subjek tanpa kehilangan detail signifikan.
  • Audio Spatial: menghasilkan suara imersif yang terarah sesuai posisi subjek.

Desain ergonomis tetap menjadi ciri khas seri Pocket. Badan kamera tetap kecil dan pas di saku, namun material grip baru memberikan kenyamanan lebih dan mencegah selip saat penggunaan di kondisi lembab. Layar sentuh yang dapat diputar kini memiliki kecerahan yang lebih tinggi, memudahkan navigasi menu di bawah sinar matahari langsung. DJI juga meluncurkan aksesori tambahan, termasuk lampu fill light eksternal yang dapat diatur kecerahan dan suhu warna, serta baterai dengan dukungan fast charging yang mengisi hingga 80% dalam waktu singkat.

Ekosistem aksesoris ini dirancang untuk memperluas kemampuan produksi di lapangan. Lampu fill light membantu mengatasi kondisi minim cahaya, sementara baterai berkapasitas tinggi memastikan sesi syuting tidak terhenti karena kehabisan daya. Kombinasi sensor besar, AI cerdas, dan sistem audio profesional membuat DJI Osmo Pocket 4 menjadi alat yang hampir sempurna untuk kreator dari hobiis hingga profesional.

Analisis pasar memperkirakan bahwa kehadiran Pocket 4 akan mengguncang persaingan di segmen kamera vlogging. Platform seperti YouTube, TikTok, dan Instagram menuntut konten yang cepat diproduksi namun tetap memiliki kualitas visual tinggi. Dengan kemampuan yang ditawarkan, Pocket 4 memungkinkan creator menghasilkan video sinematik tanpa harus membawa peralatan yang berat dan mahal. Hal ini diharapkan dapat memperluas basis pengguna DJI, khususnya di kalangan pembuat konten muda yang mengutamakan mobilitas.

Secara keseluruhan, DJI Osmo Pocket 4 menandai langkah signifikan dalam evolusi kamera pocket. Sensor 1 inci, dynamic range 14 stop, dukungan 10‑bit D‑Log, serta rangkaian fitur AI dan audio spatial menempatkannya pada level yang jarang dicapai oleh perangkat sekelasnya. Bagi para kreator yang menginginkan kualitas setara kamera mirrorless dalam genggaman tangan, Pocket 4 menjadi pilihan yang sangat menarik. Dengan harga yang kompetitif, perangkat ini diprediksi akan menjadi standar baru bagi produksi konten digital di tahun mendatang.