Fokus Rembang | Sebanyak seratus sembilan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Jepara resmi terdaftar sebagai calon jemaah haji 2026. Penetapan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan keberangkatan ibadah haji berjalan tertib dan sesuai dengan kuota yang ditetapkan Kementerian Agama.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Proses seleksi calon jemaah dimulai dari pengajuan niat haji oleh masing-masing pegawai, dilanjutkan dengan verifikasi administrasi dan kesehatan. Setelah lolos tahap verifikasi, 109 ASN tersebut masuk dalam daftar resmi yang akan dipersiapkan secara intensif oleh Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Jepara.

Kegiatan pembinaan yang diprakarsai oleh Korpri dilaksanakan di Aula Sultan Hadlirin, Gedung OPD Bersama, Jepara. Pembinaan ini mencakup materi-materi penting seperti prosedur pendaftaran, persiapan fisik, pengetahuan tentang tata cara ibadah haji, serta etika dan perilaku yang harus dijaga selama berada di Tanah Suci.

Berikut rangkaian agenda pembinaan yang telah diselenggarakan:

  • Pemaparan regulasi haji terkini dan perubahan kebijakan pemerintah.
  • Sesi kesehatan yang meliputi pemeriksaan medis lengkap, termasuk tes kebugaran jantung dan paru.
  • Pelatihan fisik untuk meningkatkan stamina, seperti senam ringan dan jalan cepat.
  • Workshop tentang tata cara pelaksanaan ibadah, termasuk thawaf, sa’i, dan wukuf.
  • Penyuluhan tentang hak dan kewajiban jemaah haji, serta pentingnya menjaga kerukunan antar sesama jemaah.

Seluruh pembinaan dipandu oleh tim narasumber yang terdiri dari dokter, ahli gizi, pelatih kebugaran, serta ustadz yang berpengalaman dalam pelaksanaan haji. Para narasumber menekankan pentingnya persiapan mental dan spiritual, mengingat perjalanan haji tidak hanya menuntut kesiapan fisik tetapi juga ketahanan jiwa.

Selain itu, Korpri Jepara juga menyediakan paket pendampingan administratif yang meliputi pengurusan dokumen perjalanan, visa, serta koordinasi dengan pihak travel haji resmi. Hal ini bertujuan meminimalkan potensi permasalahan administratif yang sering menjadi hambatan bagi calon jemaah.

Gubernur Jepara, yang juga menjabat sebagai Bupati, menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. Ia menekankan bahwa keikutsertaan ASN dalam ibadah haji mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kesempatan yang setara bagi semua lapisan masyarakat, termasuk pegawai negeri.

“Kami berharap para ASN yang akan menunaikan ibadah haji dapat menjadi contoh dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka, baik di kantor maupun di Tanah Suci,” ujar Bupati dalam sambutan resmi saat acara pembinaan.

Selanjutnya, para calon jemaah haji akan mengikuti fase orientasi lanjutan yang mencakup simulasi perjalanan, latihan penggunaan aplikasi e‑haji, serta persiapan logistik seperti pakaian ihram, perlengkapan ibadah, dan kebutuhan pribadi. Semua persiapan ini dirancang agar saat tiba di Mekah, mereka dapat langsung melaksanakan ibadah tanpa harus berurusan dengan hal‑hal administratif yang mengganggu.

Para ASN juga diminta untuk menyiapkan laporan kegiatan selama proses pembinaan sebagai bentuk akuntabilitas. Laporan ini akan menjadi bahan evaluasi bagi Korpri dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jepara dalam menilai efektivitas program pembinaan.

Dengan adanya pembinaan yang komprehensif, diharapkan kualitas pelaksanaan ibadah haji bagi ASN Jepara akan meningkat, sekaligus meminimalisir risiko kesehatan maupun administrasi selama perjalanan. Keberhasilan program ini juga diharapkan menjadi contoh bagi kabupaten lain dalam mengelola calon jemaah haji dari kalangan ASN.

Menjelang keberangkatan pada tahun 2026, koordinasi antara pemerintah daerah, Korpri, dan Kementerian Agama akan terus dipertajam. Semua pihak sepakat bahwa persiapan yang matang akan menghasilkan pelaksanaan ibadah haji yang aman, tertib, dan sesuai dengan harapan umat Muslim di Jepara.

Secara keseluruhan, inisiatif ini tidak hanya memberikan peluang spiritual bagi ASN, tetapi juga memperkuat sinergi antar lembaga dalam rangka mendukung pelaksanaan ibadah haji yang bersifat nasional. Diharapkan, 109 ASN Jepara Haji 2026 dapat menunaikan tugas suci mereka dengan penuh keikhlasan dan kebanggaan.