Fokus Rembang | Jakarta – Sejak kedatangan mereka di Kota Cinta, Jennifer Coppen, Kamari, dan pasangan Justin Hubner telah menciptakan delapan potret yang menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dari menara Eiffel yang megah hingga sudut kuliner tersembunyi, setiap foto menampilkan kehangatan, gaya, dan spontanitas yang tak terduga.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Potret pertama memperlihatkan ketiganya berdiri di depan Menara Eiffel, dengan latar langit senja berwarna keemasan. Jennifer mengenakan gaun putih bergaya romantik, Kamari mengenakan dress berwarna pastel, sementara Justin tampil elegan dengan setelan hitam klasik. Senyum lebar mereka menegaskan kebahagiaan di tengah hiruk‑pikuk kota.

Potret kedua menyoroti momen kuliner manis. Jennifer, yang terkenal mengunggah foto dessert, mengajak Justin dan Kamari mencicipi macarons, éclairs, dan tart buah di sebuah patisserie mewah dekat Champs‑Élysées. Setiap gigitan terekam dalam gambar yang menampilkan ekspresi puas dan tawa riang.

Dalam potret ketiga, pasangan prewedding menampilkan sisi dadakan. Tanpa bantuan makeup artist profesional, Jennifer merias wajahnya sendiri dan menata rambut dengan simpel, sementara Justin membantu menata Kamari. Hasil hitam‑putih yang kontras menonjolkan kesederhanaan namun tetap memukau.

Potret keempat menampilkan detail busana. Gaun putih Jennifer terbuat dari sifon berlapis, dilengkapi veil tipis yang melambai lembut. Justin memakai jas hitam dengan dasi merah yang menambah sentuhan dramatis. Kamari memakai setelan mini dengan sepatu berwarna nude, menambah keseimbangan visual.

Potret kelima mengabadikan mereka di sebuah kafe trotoar dengan pemandangan Sungai Seine. Mereka menikmati croissant dan kopi, sambil berbincang tentang rencana pernikahan. Kamera menangkap cahaya pagi yang menetes melalui jendela kaca, memberikan nuansa intim.

Potret keenam menampilkan mereka di sebuah taman dengan bunga mawar merah. Kamari memegang buket mawar sementara Jennifer menatap mata Justin, menciptakan momen penuh emosi yang terasa sangat personal.

Potret ketujuh menyoroti aktivitas belanja pakaian prewedding. Mereka terlihat di sebuah butik vintage, mencoba beberapa gaun dan jas. Jennifer memilih dress berpotongan A‑line, sementara Justin mencoba jas bergaya 1920‑an, menambah kesan retro pada sesi foto.

Potret kedelapan menutup rangkaian dengan foto grup di sebuah rooftop dengan panorama kota Paris yang berkilau di malam hari. Lampu jalan dan cahaya Eiffel menambah atmosfer romantis, sementara ketiganya melambaikan tangan kepada pengikut mereka di media sosial.

Seluruh rangkaian foto tersebut menggarisbawahi betapa spontanitas dapat menghasilkan hasil yang menakjubkan. Jennifer dan Justin mengaku bahwa prewedding dadakan ini merupakan keputusan mendadak yang diambil saat mereka berada di Paris, namun hasilnya justru lebih autentik daripada sesi yang direncanakan jauh hari. Kamari, yang menjadi saksi kebahagiaan pasangan ini, menambahkan bahwa energi positif kota Paris memperkuat ikatan mereka.

Dengan delapan potret ini, Jennifer Coppen Paris tidak hanya menampilkan sisi glamor selebriti, tetapi juga menonjolkan nilai kebersamaan, kejujuran, dan kecintaan pada kuliner lokal. Fans pun menantikan langkah selanjutnya, termasuk tanggal resmi pernikahan dan proyek kolaborasi kuliner berikutnya.