Fokus Rembang | Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, dan Presiden China, Xi Jinping, telah menegaskan komitmen mereka untuk meningkatkan hubungan kedua negara dalam pertemuan yang digelar di Pyongyang, Korea Utara. Pertemuan itu disebut menandai babak baru dalam hubungan kedua negara, sebagaimana dilansir Reuters. Dalam pertemuan tersebut, Xi menyatakan tekadnya untuk mendorong kemajuan hubungan kedua negara, serta mempererat komunikasi strategis melalui kunjungan pejabat tinggi secara berkala.
Kim Jong-un juga menegaskan dukungan penuh terhadap ‘Prinsip Satu China’, pandangan Beijing bahwa kedua sisi Selat Taiwan merupakan bagian dari satu negara, terlepas dari perubahan situasi internasional yang terjadi. China memandang Taiwan yang diperintah secara demokratis sebagai wilayahnya sendiri dan tidak pernah menutup kemungkinan penggunaan kekuatan militer untuk menyatukan pulau itu di bawah kendali Beijing.
Temuan lainnya, Xi dan Kim sepakat memperluas kerja sama di bidang politik, ekonomi, dan budaya. Dalam pertemuan tersebut, Xi juga menegaskan komitmennya untuk mempererat hubungan antara China dan Korea Utara, serta meningkatkan kerja sama bilateral ke tingkat yang lebih tinggi.
Untuk meningkatkan kerja sama ekonomi, China siap memperkuat kerja sama di berbagai sektor, termasuk perdagangan, pertanian, konstruksi, teknologi, dan kesehatan. Selain itu, China juga berencana memperluas kerja sama di bidang pendidikan, kebudayaan, pariwisata, olahraga, media, dan program kemitraan antarwilayah dan kota.
Perluasan kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan dan pertumbuhan kedua negara di tengah ketidakpastian global. Dengan demikian, hubungan antara China dan Korea Utara diharapkan akan semakin erat dan stabil dalam waktu yang akan datang.
Sementara itu, pertemuan antara Xi dan Kim juga diwarnai dengan momen hangat, seperti saat mereka berbincang sebelum Xi dan Ibu Negara Peng Liyuan sebelum menaiki pesawat. Kunjungan Xi Jinping ke Korea Utara ini juga diikuti oleh istri Xi, Peng Liyuan, dan Ibu Negara Peng Liyuan.
Di balik keakraban Kim-Xi, analis menegaskan bahwa perbedaan agenda 2 negara masih ada. Namun, perbedaan ini tidak akan mengganggu komitmen kedua negara untuk meningkatkan hubungan bilateral.
Untuk meningkatkan kerja sama di bidang budaya, China dan Korea Utara berencana memperluas kerja sama di bidang pendidikan, kebudayaan, pariwisata, olahraga, media, dan program kemitraan antarwilayah dan kota. Selain itu, China juga berencana memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, kebudayaan, pariwisata, olahraga, media, dan program kemitraan antarwilayah dan kota.
Di akhirnya, perluasan kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan dan pertumbuhan kedua negara di tengah ketidakpastian global. Dengan demikian, hubungan antara China dan Korea Utara diharapkan akan semakin erat dan stabil dalam waktu yang akan datang.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

