Fokus Rembang| Persaingan di Grup Timur Liga 2 Championship semakin ketat menjelang akhir putaran pertama. PSS Sleman, yang sebelumnya memimpin klasemen, kini harus menunggu hasil pertandingan antara Barito Putera dan Persiba Balikpapan untuk mengetahui apakah posisi puncak masih dapat dipertahankan. Sementara itu, Persipura Jayapura memperkuat kedudukannya di puncak setelah berhasil mengalahkan PSIS Semarang dengan skor tiga gol to satu di Stadion Lukas Enembe, Jayapura.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kemenangan 3-1 tersebut menambah poin Persipura menjadi lima puluh poin, menjadikannya tim dengan perolehan tertinggi di Grup Timur. Dengan selisih dua poin dari PSS Sleman yang masih berada di angka empat puluh sembilan, Persipura menyiapkan diri untuk mengamankan tiket promosi ke Liga 1 Super League. Poin yang diperoleh dari pertandingan ini juga meningkatkan selisih gol positif Persipura, sebuah faktor penting bila terjadi kedudukan poin yang sama di akhir fase grup.

Pertandingan antara Barito Putera dan Persiba Balikpapan dijadwalkan berlangsung pada malam yang sama di Stadion 17 Mei 2026. Kedua tim sedang berada di zona tengah klasemen dengan masing-masing mengincar tiga poin penting. Jika Barito Putera keluar sebagai pemenang, mereka akan menambah satu poin menjadi lima puluh satu, menyalip PSS Sleman yang belum bermain lagi. Sebaliknya, kemenangan Persiba akan menempatkan mereka pada posisi yang sama dengan Barito Putera, menciptakan persaingan tiga arah di puncak grup.

PSS Sleman sendiri dijadwalkan bertanding pada Senin, 20 April 2026, melawan Persiku Kudus di kandang. Pertandingan ini menjadi peluang emas bagi Super Elja untuk kembali memimpin klasemen. Dengan kemenangan, PSS dapat melampaui Barito Putera dan Persipura, mengumpulkan total lima puluh dua poin. Jika hasilnya imbang, poin PSS akan naik menjadi lima puluh satu, menyamai Barito Putera. Namun, kekalahan akan membuat PSS terperangkap di posisi ketiga dengan poin empat puluh sembilan, menurunkan peluang promosi langsung.

Pelatih PSS, Ansyari Lubis, menegaskan kesiapan timnya menjelang laga melawan Persiku. “Pemain lengkap, antusiasmenya sangat bagus. Mereka tahu ini kesempatan besar untuk tetap bertahan di puncak klasemen,” ujar Lubis dalam konferensi pers sebelum pertandingan. Ia menambahkan bahwa taktik yang akan diterapkan berfokus pada serangan cepat dan pertahanan kompak, mengingat Persiku dikenal memiliki lini serang yang agresif.

Semua tim yang terlibat—PSS Sleman, Barito Putera, Persiba Balikpapan, dan Persipura Jayapura—masih memiliki peluang untuk melaju ke Liga 1 Super League. Hanya tim yang menempati peringkat pertama di masing‑masing grup yang otomatis lolos. Sementara runner‑up Grup Barat dan Timur akan bertarung di babak play‑off untuk menentukan satu tim tambahan yang berhak naik ke level tertinggi.

Dengan jadwal yang padat dan persaingan yang semakin sengit, setiap poin menjadi krusial. PSS Sleman harus memanfaatkan keunggulan kandang dan dukungan suporter untuk mengamankan tiga poin melawan Persiku. Barito Putera, di sisi lain, harus mengoptimalkan serangan mereka agar dapat mengalahkan Persiba dan memanfaatkan selisih gol sebagai penentu akhir klasemen. Persipura, yang sudah berada di puncak, tetap harus menjaga konsistensi agar tidak kehilangan posisi ke tim lain yang terus mengejar.

Secara keseluruhan, fase penutup Grup Timur Liga 2 Championship menjanjikan aksi yang menegangkan. Para penggemar sepak bola Indonesia dapat menyaksikan pertarungan sengit antara tiga kandidat utama promosi. Hasil akhir akan menentukan siapa yang melaju langsung ke Liga 1, dan siapa yang harus berjuang di babak play‑off. Bagi PSS Sleman, kemenangan melawan Persiku menjadi tiket emas untuk kembali menguasai puncak klasemen dan melangkah lebih dekat ke impian promosi.