Fokus Rembang | Pabrik olahan hasil laut PT Dua Putra Utama Makmur di Pati dilalap api pada Sabtu, 6 Juni 2026 pagi. Kebakaran melahap sebagian besar bangunan pabrik, sehingga aktivitas produksi dan distribusi terhenti.
Pabrik ini memproduksi olahan hasil laut dan turunannya. Kebakaran ini menyebabkan produksi terhenti dan karyawan tidak bisa bekerja. "Belum ada karyawan masuk, kami bersama anggota pagi ini mendapat informasi kegiatan belum beroperasi," ujar Iptu Windartono.
Tim yang diterjunkan belum mampu mengidentifikasi penyebab kebakaran tersebut. Pihaknya masih menunggu Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Puluhan armada pemadam kebakaran (Damkar) dari Kabupaten Pati, Kudus, Rembang, dan Blora diterjunkan memadamkan kobaran api dan kepulan asap di PT Dua Putra Utama Makmur.
PT Dua Putra Utama Makmur didirikan oleh Plt Bupati Pati Chandra. Pabrik ini merupakan salah satu industri yang mendukung perekonomian daerah.
Kebakaran ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan masyarakat. Pemerintah daerah berharap kebakaran ini dapat segera diatasi dan pabrik dapat beroperasi kembali.
Dalam beberapa hari ke depan, pemerintah daerah akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Selain itu, pemerintah daerah juga akan memberikan bantuan kepada karyawan yang terkena dampak kebakaran.
Di akhir, kebakaran di Pabrik Olahan Hasil Laut di Pati menjadi peringatan bagi kita semua untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan di tempat kerja. Kita berharap pabrik dapat segera beroperasi kembali dan karyawan dapat kembali bekerja dengan aman.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

