Fokus Rembang | Halo Kendal – Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Kabupaten Kendal menggelar kegiatan Perlindungan dan Pemberdayaan Petani di wilayah Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) sebagai implementasi dari tagline Kompak-Bergerak-Berdampak. Kegiatan ini bertujuan mewujudkan swasembada pangan desa dan mendukung pengentasan kemiskinan.
Para petani milenial dari LMDH hadir dalam kegiatan ini dan berdiskusi dengan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Kendal, M Syarif Hidayatullah dan Sisca Meritania, serta Ketua Petani Milenial Rayndra Syahdan Mahmudin. Mereka berdiskusi tentang permasalahan yang dialami petani, seperti akses pupuk bersubsidi dan permodalan, serta mendukung pengelolaan lahan yang produktif di kawasan hutan.
Ketua Petani Milenial Rayndra Syahdan Mahmudin mengatakan bahwa pendekatan paling efektif untuk mendekatkan diri dengan para petani dan pengebun yang berbatasan dengan hutan adalah melalui program penyuluhan, pendampingan dan penyediaan bantuan bibit produktif untuk petani dari LMDH.
Anggota DPRD, M Syarif Hidayatullah menekankan bahwa petani milenial dari LMDH harus bisa mengombinasikan kelestarian lingkungan dengan inovasi bisnis seperti tumpang sari, pemanfaatan teknologi, dan pertanian modern.
Ketua DPC Partai Gerindra Kendal, Mifta Reza NP mengatakan bahwa Gerakan Tani Indonesia sebagai binaan yang berfokus pada sektor pertanian dan ketahanan pangan, juga wujud dari Kompak, Bergerak dan Berdampak yang selama ini digaungkan Partai Gerindra.
Sesuai instruksi dari DPP, Fraksi Gerindra di berbagai daerah siap mengusulkan peningkatan kapasitas kelembagaan lokal, agar LMDH mandiri secara ekonomi dan mampu bekerja sama dengan Perhutani.
Gerakan ini secara aktif mendorong program kedaulatan pangan, hilirisasi pertanian, regenerasi petani, serta kesejahteraan dan dukungan langsung bagi kelompok petani lokal LMDH di berbagai daerah.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

