Fokus Rembang | Kudus, Jawa Tengah – Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kudus terus menunjukkan perkembangan positif. Sejumlah fasilitas operasional dari pemerintah pusat seperti truk, mobil pick up, motor roda tiga, hingga perlengkapan koprasi telah mulai didistribusikan ke desa-desa.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Hingga saat ini, tercatat 68 koperasi sudah memiliki bangunan fisik. 22 koperasi lainnya masih dalam tahap pembangunan dengan target selesai pada akhir Juli 2026. Namun, di tengah progres tersebut, pemerintah masih menghadapi tantangan besar.

“Kondisi ini banyak ditemui di wilayah perkotaan dan desa-desa yang memiliki keterbatasan aset pemerintah. Akibatnya, pembangunan koperasi di sejumlah titik harus menunggu kebijakan dan solusi dari pemerintah yang lebih tinggi,” ungkap Komandan Distrik Militer (Dandim) 0722/Kudus, Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie, Senin (8/6/2026).

Meski demikian, pemerintah optimis program strategis nasional ini tetap dapat berjalan sesuai target. “Koordinasi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, hingga kementerian terkait terus dilakukan untuk menemukan solusi terbaik bagi desa-desa yang terkendala lahan,” ucapnya.

Pemerintah menargetkan seluruh koperasi yang telah memiliki bangunan fisik, dapat mulai beroperasi pada akhir tahun ini. Namun, tantangan yang dihadapi pemerintah masih besar, sehingga perlu dukungan dari semua pihak untuk mencapai target tersebut.

“Kita berharap bahwa dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan kementerian terkait, kita dapat mencapai target pembangunan KDMP yang diharapkan,” ucap Dandim 0722/Kudus.

Kita berharap bahwa dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan kementerian terkait, kita dapat mencapai target pembangunan KDMP yang diharapkan.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.