Fokus Rembang | Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, memastikan bahwa harga pangan pokok di Kota Semarang masih dalam kondisi relatif aman meskipun terjadi kenaikan pada beberapa komoditas. Menurut informasi yang diperoleh, Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Ketahanan Pangan telah melakukan pemantauan harga di Pasar Peterongan. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa sebagian besar harga sayur di pasar tradisional masih terjangkau bagi masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Untuk menekan inflasi harga sayur, Pemerintah Kota Semarang telah meluncurkan program GPM Kempling Semarang. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produksi sayuran di wilayah Semarang sehingga dapat menekan harga di pasar. Dalam beberapa bulan terakhir, produksi sayuran di Semarang telah meningkat secara signifikan.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Tim Satgas Saber Harga dan Kualitas Pangan menunjukkan bahwa harga sayur di pasar tradisional Semarang telah menurun secara signifikan. Hal ini dapat dilihat dari data harga sayur yang diperoleh dari pasar Peterongan.

GPM Kempling Semarang merupakan contoh yang baik dalam menekan inflasi harga sayur. Program ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menekan inflasi harga pangan pokok.

Terakhir, perlu diingat bahwa program GPM Kempling Semarang masih dalam tahap pelaksanaan. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemantauan dan evaluasi yang terus-menerus untuk memastikan bahwa program ini dapat mencapai tujuannya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.