Fokus Rembang | Halo Semarang – Harga pangan pokok di Kota Semarang masih dalam kondisi relatif aman, meskipun terjadi kenaikan pada beberapa komoditas. Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng, memastikan bahwa harga pangan pokok masih dalam batas aman, dengan hanya bawang putih yang berada di atas Harga Acuan Pembelian (HAP) atau Harga Efektif Transaksi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Agustina mengatakan bahwa hasil pemantauan Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Ketahanan Pangan bersama Tim Satgas Saber Harga dan Kualitas Pangan di Pasar Peterongan menunjukkan bahwa sebagian besar harga bahan pokok masih terkendali. Hanya bawang putih yang masih berada di atas HAP atau HET yang ditetapkan pemerintah.
Untuk menindaklanjuti informasi mengenai kenaikan harga sayur di Pasar Peterongan, wali kota menginstruksikan Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) untuk langsung melakukan intervensi melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) Kempling Semar atau Ketahanan Pangan Keliling Semarang. Program tersebut menggunakan kendaraan keliling yang menjual sembako dan sayur mayur dengan harga terjangkau.
Selain itu, Dishanpan juga melakukan pemantauan harga bersama Tim Satgas Saber Harga dan Kualitas Pangan yang melibatkan Polrestabes Semarang, Dinas Perdagangan Kota Semarang, serta Bulog Kanwil Semarang. Berdasarkan hasil pantauan di Pasar Peterongan, harga bawang merah tercatat mencapai Rp55.000 per kilogram atau sekitar 30 persen di atas Harga Acuan Pembelian (HAP) sebesar Rp41.500 per kilogram.
Wali kota menegaskan bahwa kenaikan harga bawang merah masih dapat dikendalikan melalui operasi pasar yang digelar secara rutin melalui program Kempling Semar.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Endang Sarwiningsih menambahkan bahwa program Gerakan Pangan Murah yang selama ini dijalankan Pemerintah Kota Semarang terbukti efektif menjaga stabilitas harga dan membantu pengendalian inflasi daerah.
Terkait kenaikan harga sayur mayur yang sempat dikeluhkan pedagang dan masyarakat, Dishanpan juga menggandeng sejumlah mitra untuk melakukan intervensi pasokan. Mitra tersebut diantaranya dari program Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman), kemudian dari Sayur Yuni, dan BUMD JTAB yang menyalurkan stok sayuran ke Pasar Peterongan.
“Pagi ini kami melakukan intervensi bersama mitra dengan menggelontorkan pasokan sayuran ke Pasar Peterongan sehingga harga sayuran bisa lebih terkendali,” kata Endang.
Agustina juga menegaskan bahwa harga pangan pokok masih dalam batas aman, dengan hanya bawang merah yang berada di atas HAP. Ia menambahkan bahwa harga bawang putih masih dapat dikendalikan melalui operasi pasar yang digelar secara rutin melalui program Kempling Semar.
Wali kota juga menegaskan bahwa harga pangan pokok masih dalam batas aman, dengan hanya bawang merah yang berada di atas HAP. Ia menambahkan bahwa harga bawang putih masih dapat dikendalikan melalui operasi pasar yang digelar secara rutin melalui program Kempling Semar.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

