Fokus Rembang | Ubisoft baru-baru ini mengumumkan Rayman Legends Retold, sebuah versi imajinasi ulang dari game klasik yang dicintai. Game ini dijadwalkan akan meluncur pada tanggal 1 Oktober 2026 mendatang di berbagai platform termasuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, Nintendo Switch 2, dan PC.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Proyek ambisius ini dikembangkan melalui kolaborasi antara studio Ubisoft Montpellier dan Ubisoft Milan dengan dukungan dari berbagai studio rekanan lainnya. Rayman Legends Retold dibangun berdasarkan pesona game orisinal tahun 2013, kini dihidupkan kembali dengan visual 3D yang memukau, cerita baru yang segar, serta sinematik yang dilengkapi pengisian suara penuh.

Pemain akan kembali bergabung dengan Rayman, Globox, Barbara, Grand Minimus, dan Murphy dalam misi memulihkan perdamaian di Glade of Dreams dari ancaman penjahat bayangan yang menyebarkan kekacauan. Selain menghadirkan level-level klasik yang ditingkatkan, pemain juga dapat menjelajahi realm keenam yang belum pernah ada sebelumnya serta menikmati empat panggung musikal baru dengan iringan musik dari komposer ternama Christophe Héral dan Grant Kirkhope.

Mengenai sejarah franchisenya, Rayman merupakan salah satu maskot paling ikonik milik Ubisoft yang telah menghiasi industri gaming sejak debut pertamanya pada tahun 1995. Karakter yang unik karena tidak memiliki lengan, kaki, maupun leher ini diciptakan oleh Michel Ancel dan terus berkembang melalui berbagai sekuel populer seperti Rayman 2: The Great Escape dan Rayman 3: Hoodlum Havoc.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap warisan tersebut, Ubisoft menyertakan Rayman Origins: Enhanced Edition dalam setiap pembelian Rayman Legends Retold yang memungkinkan pemain merasakan kembali petualangan 2D klasik dalam resolusi 4K dan 60fps. Game ini akan dibanderol dengan harga USD39.99 untuk edisi standar, sementara bagi pemain yang melakukan pemesanan awal akan mendapatkan bonus Hoodlum Havoc Pack yang berisi kostum spesial yang terinspirasi dari seri ketiga franchisenya.

Fitur lain yang dihadirkan meliputi fitur mini-game Kung Foot yang kini dilengkapi dengan kontrol dan power-up baru serta mode kooperatif yang mendukung hingga empat pemain. Melalui proyek ini, Loïc Gounon, Brand Producer, berharap dapat memperkenalkan keajaiban dunia Rayman kepada generasi pemain baru sekaligus memperluas lore yang sudah ada.

Dalam beberapa tahun terakhir, industri game telah menyaksikan kebangkitan berbagai franchise klasik, dan Rayman Legends Retold tampaknya akan menjadi salah satu contoh terbaik dari kebangkitan ini. Dengan visual yang memukau, cerita baru, dan fitur-fitur yang inovatif, game ini berpotensi untuk menarik pemain baru dan lama untuk kembali ke dunia Rayman.

Bagi mereka yang telah lupa tentang kehebatan Rayman, game ini akan menjadi kesempatan untuk mengingat kembali mengapa franchise ini begitu dicintai. Sementara itu, bagi pemain baru, Rayman Legends Retold akan menjadi pintu gerbang untuk memasuki dunia yang penuh dengan aksi, petualangan, dan keajaiban.

Sebagai salah satu game yang paling dinantikan pada tahun 2026, Rayman Legends Retold telah menimbulkan antisipasi besar di kalangan pemain dan kritikus game. Dengan rilisnya yang akan segera terjadi, kita dapat berharap bahwa game ini akan menjadi salah satu game terbaik pada tahun 2026.

Untuk saat ini, kita hanya perlu menunggu dan melihat bagaimana Ubisoft akan membawa Rayman Legends Retold ke tingkat yang lebih tinggi. Dengan kebangkitan Si Pahlawan Tanpa Lengan, kita dapat berharap bahwa game ini akan menjadi salah satu game yang paling berkesan pada tahun 2026.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.