Fokus Rembang | Gelombang keluhan melanda jajaran pengurus Komunikasi Desa Mandiri Pangan (KDMP) di Kabupaten Rembang. Berbagai kegiatan operasional KDMP masih harus dibiayai secara mandiri oleh para pengurus. Kondisi ini memicu pertanyaan besar dari para pengurus terkait kejelasan pos anggaran resmi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ketua Kopdes Maguan, Anton Yudianto, memaparkan bahwa seluruh roda kegiatan organisasi selama ini mutlak mengandalkan pendanaan mandiri. Fenomena ini ternyata tidak hanya terjadi di Kecamatan Kaliori. Penelusuran lebih lanjut menunjukkan keluhan serupa yang juga dirasakan oleh para pengurus di berbagai kecamatan lain wilayah Kabupaten Rembang.

Salah satu contoh adalah Kepala Desa (Kades) Kedungasem, Kecamatan Sumber, Zulianah. Ia membenarkan bahwa untuk keperluan koordinasi dan rapat berkala, pengurus terpaksa merogoh kocek pribadi. "Betul itu, Mas. Kami ada kegiatan rapat, konsumsi, dan lain-lain menggunakan anggaran mandiri. Entah nanti uangnya kembali atau tidak, Lillahitaala saja," ungkap Zulianah saat dikonfirmasi.

Senada dengan hal tersebut, Kades Logede, Budi, juga mengeluhkan minimnya dukungan finansial untuk operasional logistik. Ia menuturkan, saat melakukan pengambilan aset berupa rak dan kendaraan dinas untuk menunjang kegiatan operasional, ia harus menanggung seluruh biayanya.

Dalam mengatasi keterbatasan anggaran operasional ini, Dindagkop Rembang bersama pengurus KDMP melakukan langkah-langkah preventif. Mereka berusaha meningkatkan pendapatan dan menghemat biaya dengan cara yang efektif. Kegiatan-kegiatan seperti pelatihan dan seminar juga dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan pengurus KDMP dalam mengelola sumber daya.

Menurut informasi yang diterima, KDMP Rembang telah menyiapkan anggaran operasional yang lebih baik untuk tahun berikutnya. Mereka berharap dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan operasional dengan menggunakan anggaran yang lebih baik. Dengan demikian, kegiatan KDMP di Rembang dapat berjalan lancar dan efektif.

Kesimpulan: Keterbatasan anggaran operasional KDMP di Rembang telah menjadi masalah serius yang perlu diatasi. Dengan langkah-langkah preventif dan peningkatan efisiensi, diharapkan KDMP Rembang dapat meningkatkan kegiatan operasional dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.