Fokus Rembang | Pesta Kesenian Bali (PKB) Kabupaten Badung XLVIII Tahun 2026 ditutup secara resmi oleh Bupati I Wayan Adi Arnawa di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung. Acara penutupan ini juga dijadikan sebagai momentum untuk melepas 26 duta seni yang akan mewakili Kabupaten Badung di tingkat Provinsi Bali.
Bupati Adi Arnawa juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi masyarakat. Ia berharap agar kemajuan Kabupaten Badung tidak hanya tercermin dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia dan kemampuan menjaga serta melestarikan budaya sebagai identitas daerah.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, I Gede Sukadana, melaporkan bahwa PKB Badung digelar sebagai upaya melestarikan seni budaya sekaligus mendukung pariwisata berkualitas berbasis Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Kegiatan ini diisi dengan berbagai lomba, mulai dari busana endek, pembuatan gebogan buah lokal, hingga anyaman janur.
Adapun 26 duta seni yang dilepas akan tampil pada kategori Utsawa (parade), Wimbakara (lomba), dan Reksadana (pagelaran) di tingkat provinsi, termasuk Gong Kebyar, Baleganjur, Gender Wayang, hingga Drama Gong. Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Kepala OPD Kab. Badung, Ketua TP. PKK Kab. Badung, Ketua GOW Badung, Ketua DWP Badung, dan seluruh peserta PKB.
Dengan demikian, diharapkan kegiatan ini dapat memperkuat identitas budaya Bali dan meningkatkan kemajuan Kabupaten Badung. Bupati Adi Arnawa berharap agar seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga dan mengembangkan seni budaya Bali, sehingga budaya Bali dapat tetap menjadi kekuatan utama daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

