Fokus Rembang | OutSystems, platform terkemuka untuk Agentic Systems, telah mengumumkan perluasan kemitraan strategis dengan Amazon Web Services (AWS) untuk memperkenalkan rangkaian kapabilitas AI enterprise. Kolaborasi ini dirancang untuk menjawab berbagai tantangan besar dalam implementasi AI di tingkat perusahaan, termasuk masalah fragmentasi model hingga beban teknis yang berasal dari sistem lama.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

CEO OutSystems, Woodson Martin, menyatakan bahwa pergeseran menuju sistem agentik merupakan evolusi arsitektur paling signifikan saat ini. Melalui integrasi dengan infrastruktur cloud AWS, OutSystems bertujuan memberikan kontrol penuh bagi organisasi dalam mengelola sistem bisnis generasi baru yang lebih cerdas serta terkelola dengan baik.

Salah satu pilar utama dalam kemitraan ini adalah layanan modernisasi sistem warisan atau Legacy Modernization Services yang didukung penuh oleh AWS Transform. Teknologi ini memungkinkan perusahaan untuk menjembatani kesenjangan inovasi dengan menerjemahkan platform lama, seperti COBOL dan Lotus Notes, secara langsung menjadi sistem agentik modern berkinerja tinggi yang berjalan di atas platform OutSystems.

OutSystems juga memperkenalkan integrasi native dengan Kiro, lingkungan pengembangan agentik dari AWS, sehingga para pengembang dapat tetap bekerja di lingkungan coding pilihan mereka sambil memastikan bahwa setiap sistem yang dibangun memiliki standar keamanan dan keandalan tingkat enterprise sejak awal.

Guna mengatasi tantangan fragmentasi model AI yang beragam di pasar, OutSystems meluncurkan solusi Agentic Enterprise Orchestration yang ditenagai oleh Amazon Bedrock. Integrasi ini memberikan kemampuan orkestrasi yang lebih canggih.

Perusahaan dapat mengarahkan beban kerja agentik ke model AI yang paling hemat biaya namun tetap memiliki performa tinggi. Dengan menggabungkan kecerdasan enterprise dari OutSystems dan manajemen model dari Amazon Bedrock, fleksibilitas dalam pengembangan sistem kini mencapai level yang jauh lebih tinggi bagi para pelaku bisnis.

Terkait ketersediaan layanan, kapabilitas orkestrasi sudah dapat diakses secara umum oleh pelanggan mulai hari ini. Sementara itu, layanan modernisasi sistem lama dan integrasi native dengan Kiro saat ini masih tersedia dalam tahap pratinjau untuk pelanggan terpilih, dengan rencana perluasan fitur pada kuartal ketiga tahun ini.

CIO di Globus Family of Brands, Lucy Donaldon, menyambut positif kolaborasi berkelanjutan ini karena memberikan pilihan lebih luas bagi organisasi yang ingin berinovasi secara cepat sekaligus melakukan modernisasi secara bertanggung jawab.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.