Fokus Rembang | Rembang – Seorang nelayan asal Desa Pandangan Wetan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, ditemukan meninggal di pinggir pantai dekat pabrik sosis, kawasan Kepel, Desa Labuhan Kidul, Kecamatan Sluke, Minggu pagi. Jasad korban ditemukan terdampar di pinggir pantai sekitar pukul 06.30 WIB.
Kepala Desa Pandangan Wetan, Muchammad Salam, membenarkan informasi mengenai penemuan warganya tersebut.
Penemuan jasad korban, pertama kali bermula dari kesaksian seorang warga bernama Samsul yang merupakan penduduk Dusun Kowang, Desa Pandangan Kulon, Kecamatan Kragan. Saat sedang berada di sekitar area pinggir pantai, Samsul melihat sesosok tubuh yang terambang di tepian.
Setelah dipastikan bahwa jasad tersebut adalah nelayan yang tengah dicari, saksi segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak desa dan tim SAR.
Mendapat laporan warga, pihak Pemerintah Desa Pandangan Wetan langsung berkoordinasi dengan tim gabungan untuk melakukan evakuasi darurat.
Sebelum jasad korban ditemukan, tim gabungan yang terdiri dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Rembang, BPBD, relawan, dan nelayan setempat sebenarnya telah menjadwalkan kelanjutan pencarian korban.
Tim gabungan telah melakukan pencarian selama 24 jam terus menerus sebelum akhirnya menemukan jasad korban.
Kronologi penemuan jasad korban seperti berikut:
- Pukul 06.30 WIB, jasad korban ditemukan oleh warga Samsul di pinggir pantai dekat pabrik sosis, kawasan Kepel, Desa Labuhan Kidul, Kecamatan Sluke.
- Pihak Pemerintah Desa Pandangan Wetan langsung berkoordinasi dengan tim gabungan untuk melakukan evakuasi darurat.
- Tim gabungan yang terdiri dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Rembang, BPBD, relawan, dan nelayan setempat sebenarnya telah menjadwalkan kelanjutan pencarian korban.
Penemuan jasad korban ini merupakan hasil dari kerja sama yang efektif antara pihak desa, tim SAR, dan warga setempat.
Kronologi penemuan jasad korban ini menunjukkan betapa pentingnya kerja sama dan koordinasi yang efektif dalam mencari dan menemukan korban yang hilang.
Berikut adalah beberapa tahap yang dilakukan tim gabungan dalam mencari korban:
- Pencarian korban dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan menjadwalkan kelanjutan pencarian korban.
- Tim gabungan yang terdiri dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Rembang, BPBD, relawan, dan nelayan setempat sebenarnya telah menjadwalkan kelanjutan pencarian korban.
- Tim gabungan telah melakukan pencarian selama 24 jam terus menerus sebelum akhirnya menemukan jasad korban.
Kesimpulan
Penemuan jasad korban nelayan asal Desa Pandangan Wetan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, di pinggir pantai dekat pabrik sosis, kawasan Kepel, Desa Labuhan Kidul, Kecamatan Sluke, Minggu pagi, menunjukkan betapa pentingnya kerja sama dan koordinasi yang efektif dalam mencari dan menemukan korban yang hilang.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

