Fokus Rembang | Halo Rembang, sebuah kegiatan penanaman pohon mangrove yang dilakukan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, bersama ratusan santri pondok pesantren Al-Anwar 4 di Pantai Desa Temperak, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Sabtu, 6 Juni 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan ini bertujuan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan menumbuhkan kesadaran ekologis para santri, sekaligus menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap kelestarian pesisir.

“Kita mengajak semua pihak untuk lebih peduli terhadap lingkungan,” kata Taj Yasin.

Gerakan penanaman tersebut juga menjadi bagian dari program Mageri Segoro yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Program itu tidak hanya berorientasi pada rehabilitasi kawasan pesisir, tetapi juga membangun budaya menjaga lingkungan di tengah masyarakat.

Sebanyak 400 bibit mangrove, 50 pohon cemara, dan 200 pohon ketapang ditanam dalam kegiatan tersebut.

Para santri yang terlibat dalam kegiatan tersebut tampak antusias dan rela berpanas-panasan untuk menanam bibit mangrove.

Salah satu santri, Konita Tunada, mengaku senang bisa terlibat langsung dalam aksi pelestarian lingkungan bersama teman-temannya menjelang kelulusan.

“Seru sekali karena ini pengalaman baru. Bisa bareng-bareng sama teman satu angkatan. Ini juga bagian dari merayakan wisuda terakhir bersama teman-teman,” kata Konita.

Hasil kegiatan penanaman pohon mangrove diharapkan dapat menjadi benteng alami yang mampu melindungi garis pantai dari ancaman abrasi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Dengan demikian, diharapkan generasi muda terus terdidik untuk menjaga lingkungan dan menjadi penggerak pelestarian alam di daerah masing-masing.

Kita semua perlu bekerja sama untuk melindungi lingkungan dan menjaga kelestarian pesisir.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.