Fokus Rembang | NGawi, – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan apresiasi atas pelaksanaan layanan verifikasi dan validasi data Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk SMA/SMK Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Ngawi. Pelaksanaan SPMB tersebut berlangsung tertib, lancar, dan nyaman.
Khofifah menyatakan bahwa sistem pelayanan SPMB yang diterapkan di Ngawi patut diapresiasi. Ia mengatakan bahwa proses verifikasi yang nyaman dan terjadwal menghindari penumpukan calon murid dan wali murid.
Khofifah menjelaskan bahwa tahapan verifikasi dan validasi adalah proses penting dalam pelaksanaan SPMB. Proses ini memastikan kesesuaian antara data daring dan dokumen asli yang dimiliki calon murid. Ia mengingatkan pentingnya akurasi dan ketelitian dalam proses verifikasi agar semua peserta memperoleh kesempatan yang sama.
“Kedatangan calon murid telah diatur berdasarkan jam dan tanggal yang diakses secara online,” ujarnya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan efisiensi dalam proses SPMB.
Khofifah menekankan bahwa penyempurnaan mekanisme layanan SPMB tahun ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memberikan pelayanan publik yang responsif dan profesional. Ia mengimbau seluruh calon murid dan orang tua untuk memastikan dokumen persyaratan telah terverifikasi dengan benar sebelum memasuki tahapan pendaftaran.
Berdasarkan jadwal resmi SPMB Jawa Timur Tahun Ajaran 2026/2027, pengambilan PIN dapat dilakukan hingga 9 Juni 2026. Sementara itu, verifikasi dan validasi data serta dokumen dijadwalkan berakhir pada 10 Juni 2026.
Jadwal Pendaftaran SPMB adalah sebagai berikut:
- Jalur Domisili: 11-12 Juni 2026
- Jalur Afirmasi, Mutasi Orang Tua/Wali, dan Prestasi Hasil Lomba: 17-18 Juni 2026
- Jalur Prestasi Akademik SMA: 24-25 Juni 2026
Dengan adanya sistem yang baik dan terencana, diharapkan pelaksanaan SPMB tahun ini dapat memberikan pengalaman positif bagi calon murid dan wali murid. Upaya ini mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

