Fokus Rembang | Pelatih asal Kroasia, Bojan Hodak, kembali mencatat sejarah dengan dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Liga Indonesia musim 2025/26. Ini merupakan kali ketiga Hodak meraih penghargaan tersebut, sekaligus memperpanjang dominasinya dalam tiga musim terakhir.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Keberhasilan Persib Bandung menjuarai BRI Super League 2025/26 tidak terlepas dari peran besar Hodak. Sejak menangani Persib pada musim 2023/24, ia selalu mengakhiri musim dengan gelar pelatih terbaik dan membawa Maung Bandung meraih trofi juara liga.

Tak hanya sukses secara individu, Hodak juga mengantarkan Persib mencetak sejarah dengan meraih tiga gelar liga secara beruntun atau hattrick juara pada musim 2023/24, 2024/25, dan 2025/26.

Hodak menegaskan keberhasilan tersebut bukan hasil kerja seorang diri. Menurutnya, pencapaian yang diraih bersama Persib merupakan buah kerja kolektif seluruh elemen klub, mulai dari manajemen, staf pelatih, pemain hingga dukungan suporter.

"Tentu bagus bagi saya untuk menjadi pelatih terbaik. Tapi ini bukan hanya berkat saya seorang. Ada andil dari manajemen, pemain, staf, dan juga suporter klub. Semua memiliki bagian atas pencapaian ini," ujar Hodak.

Bagi Hodak, raihan tiga gelar juara liga beruntun bersama Persib menjadi salah satu pencapaian terbesar sepanjang karier kepelatihannya.

Meski Hodak akan mengemban peran baru sebagai Technical Advisor Persib musim depan, ia optimistis kekuatan tim tidak akan banyak berubah. Tongkat estafet kepelatihan akan diberikan kepada Igor Tolic, sosok yang selama ini menjadi bagian penting dari staf pelatih Persib dalam dua musim terakhir.

Hodak menyebut mayoritas pemain inti masih terikat kontrak sehingga kerangka tim juara diperkirakan tetap dipertahankan. "Mayoritas pemain, mungkin sekitar 80 persen akan bertahan. Saat berada di posisi pertama, kami tidak perlu melakukan banyak perubahan," kata Hodak.

Ia mengakui sejumlah klub kemungkinan akan mencoba merekrut pemain-pemain Persib setelah melihat performa mereka sepanjang musim. Namun, kondisi kontrak yang masih berjalan membuat peluang mempertahankan skuad tetap terbuka lebar.

Kepercayaan Persib kepada Igor Tolic menunjukkan klub ingin menjaga kesinambungan proyek yang sudah dibangun dalam beberapa musim terakhir. Tolic dinilai memahami filosofi permainan tim dan menjadi salah satu sosok penting di balik keberhasilan Persib mempertahankan gelar dalam dua musim terakhir.

Dengan fondasi skuad yang relatif utuh, Persib berpeluang tetap menjadi salah satu kandidat kuat juara pada musim depan.

Di sisi lain, manajemen Persib dikabarkan tengah berencana merekrut banyak pemain untuk mengarungi empat kompetisi pada musim depan, yakni BRI Super League, AFC Champions League Two, ASEAN Club Championship (Shopee Cup), dan League Cup.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kedalaman skuad sekaligus mempertahankan performa kompetitif di level domestik maupun internasional.

Dengan fondasi tim juara yang masih terjaga dan transisi kepelatihan yang telah dipersiapkan sejak dini, Persib kini bersiap membuka lembaran baru setelah era sukses Bojan Hodak di pinggir lapangan.

Kesimpulan dari kesuksesan Persib dan Bojan Hodak ini menunjukkan bahwa kerja sama dan komitmen dari seluruh elemen klub sangat penting untuk meraih kesuksesan. Persib dan Hodak telah membuktikan bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, mereka dapat mencapai puncak kesuksesan di dunia sepak bola Indonesia.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.