Fokus Rembang | Derbi Kalimantan kembali menjadi sorotan pada Sabtu (18/4/2026) di Stadion 17 Mei, Banjarmasin. Laga antara PS Barito Putera dan Persiba Balikpapan dijadwalkan sebagai pertandingan krusial dalam Pegadaian Championship 2025/26, dengan masing‑masing tim menargetkan tiga poin untuk memperkuat posisi promosi atau mengamankan zona aman.
Pelatih Barito Putera, Stefano Cugurra, menegaskan bahwa skuad Laskar Antasari telah menjalani persiapan intensif. “Target kami jelas, menang dan meraih tiga poin agar tetap berada di jalur promosi,” ujar Aditia Nur Mahpud, kapten tim, dalam konferensi pers pra‑pertandingan.
Di sisi lain, Leonard Tupamahu, pelatih Persiba Balikpapan, menyatakan kesiapan timnya. “Kami tahu ambisi Barito besar, tetapi kami juga memiliki target bertahan. Kami akan menyiapkan strategi khusus, terutama pada situasi bola mati,” katanya.
Pertandingan dimulai dengan cuaca hujan gerimis yang membuat lapangan licin. Gol pertama tercipta pada menit ke‑20 melalui gol bunuh diri Fabiano Beltrame (Barito) yang memberi keunggulan 1‑0 bagi Persiba. Barito menyamakan kedudukan pada menit ke‑38 lewat Alexsandro Ferreira setelah pemeriksaan VAR mengonfirmasi gol tanpa pelanggaran.
- 20′ – Gol bunuh diri Fabiano Beltrame (Persiba)
- 38′ – Alexsandro Ferreira (Barito Putera)
- 45+2′ – Muhammad Isfandyar Abdillah (Persiba) menyamakan kedudukan 2‑2
- 79′ – Takumu Nishihara (Persiba) memberi keunggulan 3‑2
- 90+10′ – Renan Alves (Barito Putera) mengunci hasil imbang 3‑3
Skor akhir 3‑3 membuat Barito Putera naik ke posisi kedua klasemen dengan 49 poin, menyamai PSS Sleman, sementara Persiba Balikpapan tetap berada di urutan kesembilan dengan 18 poin. Hasil ini juga menambah ketegangan dalam perebutan tiket promosi, karena persaingan di puncak Grup B/Timur semakin ketat.
Secara keseluruhan, derbi ini menegaskan bahwa kedua tim masih memiliki potensi untuk mengubah nasib musim mereka. Barito Putera harus kembali mencari kemenangan di laga berikutnya untuk mempertahankan ambisi promosi, sedangkan Persiba Balikpapan berupaya mengamankan poin demi menghindari zona degradasi.


